Laporan : Ace

Cianjur, metropuncaknews.com – Adalah bah Nunun seorang penjaga kuburan yang hidup dibawah garis kemiskinan, ia tinggal di Gg. Sanusi Kampung Tugu RT. 03/18 Kelurahan Sayang Cianjur.

Sebelumnya keberadaan penjaga kuburan tersebut, sempat ramai diberitakan di media sosial (facebook) dan beberapa media online.

Menurut informasi yang dihimpun, rumah bah Nunun terbakar 3 tahun lalu. Berkat bantuan dari para tokoh di Kampung Tugu, bah Nunun kini bisa tinggal di di saung berukuran 2×2 meter. Meski tanpa kamar mandi dan dapur.

“Abah tinggal di saung ini sejak tahun 2018, sehari-harinya hanya mengandalkan pemberian dari para peziarah saja, dan kalaupun tidak punya uang kakek terpaksa merongsok barang bekas di sungai di dekat-dekat sini saja untuk dijual,” ucapnya.

Lanjut bah Nunun, dengan keadaan seperti itu, ia sudah bersyukur masih ada yang peduli. Sebab kalau harus bekerja mengumpulkan uang untuk membangun rumah bukan tidak mungkin, tapi ia sudah tua renta. Jadi asanya tidak mungkin untuk bekerja di orang lain karena tenaganya sudah berkurang.

“Abah tidak mau menggantungkan hidup pada orang lain, di usia yang sudah senja ini kakek hanya ingin hidup lebih bermanfaat buat orang lain. Seperti yang dilakukan saat ini, mungkin pihak keluarga almarhum/almarhumah tidak selalu merawat makam keluarganya setiap hari,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih pun disampaikan bah Nunun, ia berpesan, selagi ada kesempatan untuk mengabdi pada orang lain, maka lakukanlah sebelum kita dipanggil_Yang Maha Kuasa.

” Terima kasih adik-adik, kakek bangga ada anak muda yang berjiwa seperti ini, mudah-mudahan apa yang diinginkan bisa tercapai. Jangan ragu untuk berbuat kebaikan, karena Alloh akan membalasnya dengan berlipat-lipat ganda, amin,” kata bah Nunun seraya meneteskan air matanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here