Ilustrasi

Laporan : Suryadi/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Lagi-lagi oknum aparat desa berbuat ulah ditengah pandemi covid-19. Kali ini yang menjadi korbannya adalah warga Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Menurut pengakuan warga yang menjadi korban ulah aparat desa itu, dana bantuan langsung tunai (BLT) yang diterima warga disunat oknum aparat Desa Kubang. Alasannya untuk pemerataan. Artinya akan dibagikan pada warga yang tidak kebagian. .

Tetapi setelah ditelusuri, ternyata pemerataan tersebut malah menjadi pertanyaan masyarakat yang dimaksud.

Ya, adalah JN warga Desa Kubang, salah seorang warga yang dana bantuan langsung tunainya (BLT) di potong oknum aparat desa. Harusnya ia mendapatkan bantuan sebesar Rp. 300.000,- tapi yang diterimanya hanya Rp. 200.000,-.

” Uang BLT yang saya terima kan Rp. 300.000,- tapi kena potongan Rp. 100.000,-. Uangnya buat apa saya juga kurang tahu jelasnya untuk apa,” aku JN kepada awak media, Minggu (20/09).

Pemotongan seperti ini lanjut JN, tidak dulakukan kali ini saja. Melainkan dipembagian sebelaumnya pun sama, dan warga lainnya ada yang disunat BLTnya.

” Pemotongan BLT tidak hanya kali ini saja, namun juga pada BLT sebelumnya,” tambah JN.

Untuk menggali kebenarannya seperti apa, awak media mencoba menggali keterangan dari warga lainnya yang menjadi korban pemotongan bansos tersebut.

Pengakuan-pengakuan dari warga lainnya pun mulai bermunculan prihal adanya pemotongan itu. Parahnya lagi, uang hasil pemotongan yang katanya akan dibagikan kepada warga yang belum mendapat bantuan itu belum jelas pula kebenarannya.

Sementara saat dikonfirmasi via aplikasi android (whatsapp), Kepala Desa Kubang Agus Supyan Hidayat mengaku dirinya tidak mengetahui adanya pemotongan bansos tersebut. Karena sepengetahuannya warga menerima uang tersebut langsung dari pihak Bank BJB.

” Mohon maaf masalah dana bantuan tersebut kurang tahu, lantaran pemberian langsung oleh pihak Bank BJB,” kata Agus.

Berdasarkan narasumber, pemotongan dilakukan setelah menerima bantuan tersebut. Oknum aparat desa yang nakal ini, mendatangi ke rumah penerima BLT. .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here