Watra saat bertugas mengantarkan kotak surat suara ke PPS desa di Kecamatan Naringgul Cianjur

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Linmas atau yang dikenal sebagai Hansip, tak jarang hanya dipandang sebelah mata. Padahal keberadaannya memang sangatlah berguna. Namun seiring dengan perkembangan jaman mereka seolah dianggap tak ada.

Adalah Watra (47), warga Kampung Pancalan RT 03/02, Desa Wanasari Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur. Sudah sekitar kurang lebih lima tahun, dirinya menjadi Hansip. Karena itu, soal pengabdiannya tak perlu diragukan lagi.

Menjelang Pemilu Pileg dan Pilpres yang akan digelar pada Rabu 17 April 2019 besok, Watra rela berjuang keras. Ia dengan penuh semangat bertekad untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019.

Hal tersebut nampak dalam upaya kerasnya mendistribusikan kotak suara ke setiap PPS desa hingga ke pelosok yang ada di wilayah Kecamatan Naringgul. Meski untuk itu, ia hanya menggunakan sepeda motor bututnya. Namun ia tetap kerjakan tanpa mengenal lelah.

Sebanyak 480 kotak suara, dengan jumlah TPS 136 saat ini sudah didistribusikannya ke masing-masing PPS Desa yang ada di wilayah kecamatan Naringgul. Melihat kerja kerasnya, kiranya tak berlebihan kalau kerja Watra itu diacungi jempol.

Kepada awak media Watra mengatakan, ada pohon yang tumbang menghalangi jalan, jadi kotak suara diantarkannya menggunakan sepeda motor saja.

” Kotak suara sebenarnya diangkut menggunakan mobil, hanya saja ada pohon yang tumbang, sehingga sebagian kotak suara harus diantar menggunakan sepeda motor,” kata Watra, di lokasi pendistribusian, Senin (15/4).

Dihubungi melalui telepon seluler, Sekretaris Desa (Sekdes) Wanasari Arifin membenarkan, Watra sudah mengabdikan dirinya sebagai anggota Linmas hampir lima tahun lebih.

“ Kang Watra memang pekerja keras, ia komitmen dalam bertugas, terutama dalam menjaga keamanan,” kata Arifin.

Lanjutnya, keseharian Watra sebetulnya seorang buruh harian lepas sebagai kuli bangunan. Tapi mungkin karena terbesit dalam benaknya ingin mengabdikan diri kepada masyarakat, maka jadilah ia seorang Linmas atau Hansip di Desa Wanasari.

“ Ya, Kang Watra ini memiliki empat orang anak yang masih bersekolah dan istrinya pergi mengadu nasib keluar negeri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW),” tuturnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Wanasari Cacang (30) mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi Kang Watra yang bekerja keras dan penuh tanggung jawab saat bertugas.

“ Yah kang Watra ini, orangnya pekerja keras selain jadi Linmas dia juga tukang kuli bangunan. Setahu saya, dalam menjalankan tugas sebagai anggota Linmas atau Hansip, ia selalu bertanggung jawab dan konsekwen,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here