Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com –  Beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 1020 Keluarga Pemerima Manpaat (KPM) Warga Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, ditemukan campuran biji plastik mirip beras.

Karuan saja ditemukannya beras plastik disetiap karung seberat 10 Kg tersebut  membuat heboh berbagai pihak. Tim Koordinasi (Tikor) kabupaten dan Tikor Kecamatan Bojongpicung langsung turun tangan melakukan pengecekan.

Salahseorang KPM warga Margaluyu, Kp Margaluyu RT 02/07, Desa Sukaratu Alimudin (43) mengaku, ia mengetahui adanya beras plastik di dalam beras bagian yang diambil dari E-Warung Yayat Ruhiaya warga Kp Citapen RT 03/04.

Selain itu ada informasi dari Titin tetangga yang sama sama sebagai KPM. Titin menemukan beras plastik sebanyak 10 butir dalam 1 karung. Karena penasaran, karungnya dibuka dan berasnya dipilih. Ternyata benar adanya. ada beras tersebut ditemukan 3 butir beras plastik. “ Setelah itu, saya melaporkannya pada E-warung Yayat Ruhiyat,” kata Alimudin.  

Sementara itu, Kaur Kersa Desa Sukaratu, Agus Suhendar menambahkan, seluruh KPM BPNT Desa Sukaratu kurang lebih sebanyak 1020 KPM yang dibagi 3 E_Warung. Seperti E_Warung Yayat Ruhyat melayani 315 KPM dan sisanya di E_warunga lainnya.

Adanya beras biji plastik itu yang dibeli di E_Warung Yayat Ruhyat. itu pun tidak seluruhnya, hanya sebahagian saja. Diantaranya 4 KPM warga Kp Margaluyu dan 4 KPM warga Kp Kebon Cengkeh Desa Sukaratu.

Selanjutnya Agus mengatakan, pihkanya mengetahui adanya beras plastik itu, informasi dari salah seorang KPM warga Kp Cengkeh  T. Sutardi. Ia menemukan butiran beras platik sebnyak 50 butir dalam satu karung.

Setekah ditelusuri ternyata beras plastik tiap kayungnya sangat variatif. Artinya, ada yang banyak dan ada pula yang menemukan sedikit. Semua beras yang ditemukan ada beras plastinya itu hanya yang belanja di E_warung Yayat Ruhiyat.

“ Setelah ditemukannya adanya beras plastik, maka kami langsung laporkan pada Tikor Kecamatan Bojongpicung. Hingga seluruhnya datang ke lokasi mengecek ke E_warung dan pada KPMN yang berasnya campur biji plastik,” kata Agus.

Dilain pihak Camat Bojongpicung yang  juga selaku Tikor Kecamatan Bojongpicung Ejen Jenal Mutakin mengatakan, hasil pengecekan di lapangan ternyata benar adanya. Di dalam karung beras untuk KPM ditemukan biji plastik yang mirip beras. Namun bentuknya bulat dan telah diamankan untuk bukti. .

Setelah itu, pihaknya dalqm waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Hasilnya akan dilaporkan pada Tikor tingkat Kabupaten Cianjur. “ Karena yang memutuskan semua hal mengenai temuan tersebut, itu Tikor Kabupaten Cianjur,” ujar Ejen pada awak media, Minggu (20/09).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here