Laporan : Sam Apip.

Cianjur, metropuncaknews.com – Belum genap satu tahun selesai dibangun, kondisi bangunan Gedung Kantor Kecamatan Ciranjang sudah rusak. Bangunannya banyak retak-retak. Padahal bangunan yang berdiri tegak di pinggir Jalan Raya Cianjur – Bandung, tepatnya di Kampung Andir, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, itu dibangun untuk melayani seluruh kepentingan warga Kecamatan Cirnjang.

Rusaknya bangunan tersebut, terletak dibagian kiri bangunan bawah yang terlihat nyaris amblas. Hingga lantai bagian luar bangunan pecah-pecah dan bagian atap bangunan sudah banyak yang ambrol dan bocor bila turun hujan. 

Ambrolnya bangunan kantor Kecamatan Ciranjang tersebut, patut diduga akibat tidak sesuai dengan ‘Spek’. Pengerjaannya terkesan asal – asalan dan pihak  pengembang diduga mengedepankan keuntungan pribadi yang besar ketimbang mengedepankan kualitas bangunan. 

Salah seorang pemerhati pembangunan Kecamatan Ciranjang, Erwin (54) menjelaskan, bangunan gedung Kantor Kecamatan Ciranjang, sejak mulai dibangun hingga sekarang, usianya belum genap satu tahun. Namun sayang bangunan tersebut sudah rusak. Terutama bagian dinding dan teras luar pinggir kiri amblas, retak menganga. 

“Tidak hanya itu saja, disekelilingan bangunan kantor Kecamatan, banyak yang retak dan atap bagian atas gentingnya sudah banyak yang patah, hingga bila hujan tiba bocor.  Hal itu terjadi diguga akibat pengerjaan pembangunanya tidak sesuai Spek, asal asalan dan pihak pengembang terlalu mengedepankan keuntungan yang besar,” kata Erwin, Jum,at (23/11).

Maka dengan adanya itu, kepada pihak Pemkab Cianjur, dimohonkan segera untuk memperbaikinya. Sebab jika dibiarkan berlarut, khawatir ambruk. Karena kondisi bangunan gedung Kantor Kecamatan Ciranjang sekarang , sudah terlihat sedikit miring ke sebelah kiri.

” Ya, diharapkan Pemkab Cianjur, pemilik CV atau rekanan yang nakal, diberi sangsi, supaya mereka kapok,” Ucap Erwin. 

Semen tara itu, Camat Ciranjang Wahyu (56) menambahkan, menghuni gedung Kantor Kecamatan Ciranjang, sejak Januari 2018. Artinya hingga kini baru 10 bulan, melaksanakan aktifitas pelayan di gedung baru. Namun pada bulan lalu, bangunan Kantor Kecamatan Ciranjang mengalami kerusakan, retak – retak dan nyaris amblas. Utamanya bangunan sebelah kiri. ” Hal itu itu terjadi diduga kuat akibat pengerjaan pembangunan asal – asalan, tidak sesuai bestek dan spek’, hingga mudah rusak,” ucapnya. 

Ia menambahkan, mengenai pelaksanaan pelayanan di gedung baru Kantor Kecamatan Ciranjang, untuk sementara tidak merasa riskan atau tidakn terganggu. Staf dan karyawan kecamatan masih bekerja dengan penuh semangat.

“ Yang dikhawatirkan, dalam kurun waktu satu atau dua tahun kedepan, itu bisa riskan ambruk, karena sekarang juga sudah banyak genting atap yang bocor, juga dinding bangunannya banyak yang retak,” tambah Wahyu. 

Dilain pihak Plt Bupati Cianjur, saat ditanya ketika Safari Minitoring dan Evaluasi di Desa Sindangjaya Ciranjang, H. Herman Suherman menjelaskan, memohon maaf mengenai rusaknya gedung Kantor Kecamatan Ciranjang yang baru itu.

H. Herman Suherman mengaku belum mengetahuinya, dan dalam waktu dekat akan segera melakukan pengontrolan.

“Atas nama kepala pemerintahan, saya mohon maaf, saya belum tahu hal itu,  mungkin besok atau lusa akan segera melihatnya ke lokasi, terima kasih atas informasinya,” Ucap Suherman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here