Belasan Pemuda Warga Bojongpicung Terlantar di Kepulauan Aru Maluku

0
275

Laporan: Sam

Cianjur, metropuncaknews.com – Belasan pemuda Warga Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terlantar di kepulauan Aru, Maluku. Para pemuda Bojongpicung tersebut diantaranya, Denis Agustina, Uya, Tarya, Agung, Deden, Ule, Asep Jamaludin, Yusup, Tresna, Uji, Wandi dan Saepuloh

Seluruh pemuda tersebut, berangkat ke Kepulauan Aru Maluku untuk bekerja menjadi Anak Buah Kapal (ABK) Bintang Indah sebagai pencari ikan Cumi dengan upah yang menggiurkan, namun nyatanya menyengsarakan.

Informasi yang dapat dihimpun, para pemuda Bojongpicung berangkat ke Kepulauan Aru menjadi ABK melalui seorang sponsor berinisial Jjn (40), warga Kampung Pasir Kuray, RT 03/01, Desa Bojongpicung.

Jjn ketika merekrut para pemuda menjanjikan gaji bulanan senilai Rp. 1.050, 000,- (satu juta limapuluh ribu rupiah) dan upah paling besar dari hasil tangkapan ikan cumi karena tiap Kilo gramnya (Kg), dihitung dan ditambah uang fee untuk keluarga senilai Rp. 5.000.000,-/orangnya.

Seluruh janji yang diucapkan sponsor cukup menggiurkan, hingga belasan pemuda Bojongpicung berangkat ke Kepulauan Aru untuk bekerja menjadi ABK. Setelah beberpa bulan bekerja di kapal, bukanya keuntungan yang didapat, ternyata gaji bulanan sepeserpun tak pernah diterimanya dan uang fee untuk keluarga, bukan senilai Rp. 5 juta tapi Rp. 2 juta yang diterima tiap keluarga, dan itupun bukan uang fee melainkan uang pinjaman dari pihak Perusahaan Ikan.

Dengan adanya itu, maka Denis Agustina (18) putra ke-2 dari pasangan hidup Ridwan (53) dan Yuyun yusemhsih (52), warga Kampung Mekarsaluyu, RT 04/04, Desa/Kecamatan Bojongpicung, belum lama ini kabur dari Kepulauan Aru dengan menghabiskan biaya senilai Rp. 5 juta.

Sedangkan teman lainnya masih berada di kapal nelayan pencari ikan di laut Kepulauan Aru, Maluku dengan nasib entah seperti apa.

“Belasan teman saya yang ada di sana entah seperti apa nasibnya, semoga mereka selamat dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan semua pihak,” Ucap Denis Agustina.

Sementara itu, Kepala Desa Bojongpicung, Dihernawan menambahkan, mengetahui adanya belasan pemuda warga Desa Bojongpicung yang terlantar di kepulauan Aru itu, adanya laporan dari Ketua RT 03/03 dan dari orang tua korban yang bernama Asep Jamaludin alis Ujang (38), putra ke-2 dari pasanga Atik Odih (62) dan Ikah (61), warga Kampung Bojongpicung.

Kejadian tersebut telah dilaporkan pada Polsek Bojongpicung supaya segera diketahui dan dilakukan pencarian solusinya dan laporan itu dibarengi Ketua RT 03/03 dan orang tua korban Atik Odih.

Selain itu pihaknya mnta bantuan pada pihak Kementerian Kelautan dan Perhubungan RI, supaya seluruh warga Bojongpicung yang menderita dan kesulitan di kepulauan Aru supaya segera dipulangkan.

“Pada pak Menteri Kelautan dan Perhubungan, belasan warga kami yang terlantar di Ke Pulauan Aru mohon bantuan untuk segera dipulangkan ke kampung halamannya,” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here