Laporan : Shandi/R Dhany 

Cianjur, metropuncaknews.com – Diduga telah melakukan pelanggaran aturan pemilu, seorang calon legislatif (Caleg) daerah pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Cianjur, penuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur, Kamis (15/11/2018).

Ketua Bawaslu Cianjur, Usep melalui Divisi Hukum dan Data, Asep Tandang membenarkan adanya panggilan tersebut. Panggilan didasarkan atas temuan Bawaslu Cianjur terkait dugaan pelanggaran aturan pemilu saat mengadakan acara bersama dengan warga di Daerah Pemilihan (Dapil) 2.

” Pemanggilan kurang tepat kalau disebut pemeriksaan tetapi klarifikasi.” ucapnya.

Asep menerangkan, sebelum melakukan pemanggilan, sejumlah barang bukti berupa video atau gambar telah dikumpulkan. Bahkan sejumlah saksi pun telah dimintai, klarifikasinya.

” Sesuai aturan pemilu, proses ini maksimal dapat dilaksanakan selama 7 plus 7 hari,” terangnya.

Temuan ini, lanjut Asep belum dapat dikelompokkan dalam ‘money’ politik. Tetapi lebih tepatnya temuan awal adalah dugaan pemberian materi bentuk lainnya.

” Kita tunggu saja hasilnya nanti, apakah temuan itu terbukti atau tidak,” tuturnya.

Sementara, A.A (inisial) caleg terpanggil, saat dikonfirmasi menampik, jika kedatangannya ke Bawaslu dalam rangka memenuhi panggilan.

Dirinya menyebutkan, kedatangannya ke kantor Bawaslu hanya sekadar keperluan mengobrol dengan jajaran lembaga pengawas pemilu saja.

” Ah nggak, bukan memenuhi panggilan.  Cuma ngobrol-ngobrol saja ko,” ujarnya sembari berjalan menuju mobilnya  yang terparkir di sebrang kantor Bawaslu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here