Laporan : Badri

Sukabumi, metropuncaknews.com – Barisan Masyarakat Sukabumi Melawan Intimidasi (BASMI), berdiri sejak 01 April 2020 lalu. Organisasi masyarakat ini, hingga saat ini masih terus menyuarakan hak-hak masyarakat lemah.

Ormas yang digagas oleh Suratman alias Abong dan rekan-rekan ini, bersikeukeuh ingin memperjuang masyarakat yang terintimidasi di wilayah Sukabumi khususnya.

Saat ditemui awak media Selasa (30/06), Abong menuturkan, BASMI dibentuk dan digagas pertama kali terinspirasi dari lingkungan masyarakat, yang masih banyak mengalami intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Terutama dari pihak yang merasa besar. Selain itu juga rasa keadilan yang kurang didapatkan dalam kehidupan. Seperti dibidang sosial maupun perlindungan hukum .

” Ya, saat ini masih banyak masyarakat yang merasa terintimidasi oleh pihak-pihak kapitalis. Khusunya di wilayah Sukabumi raya saja, masih ada yang belum mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara yg betul-betul merdeka,” tuturnya.

Abong melanjutkan, dari situlah pihaknya terinspirasi untuk membentuk suatu organisasi kemasyarakatan. Tujuannya supaya bisa menjadi organisasi yg betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Sekaligus bisa menjadi Iembaga yg bisa menyuarakan aspirasi dan inspirasi masyarakat serta anggotanya. Terutama dalam memperjuangkan, membantu, menjembatani masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan hingga pemerintahan.

” Dalam fungsinya sendiri BASMI ini adalah sebagai lembaga untuk menyampaikan keluhan masyarakat. Nah, maka dari itu sebagai organisasi masyarakat kami berkewajiban untuk membantu pemerintahan dalam melawan kesenjangan sosial juga melawan paham-paham kapitalis yang menyengsarakan masyarakat bawah yang Iemah,” ujarnya.

Dalam acara bincang siang bersama penggagas Ormas BASMI, Suratman alias Abong juga bercerita banyak tentang asal muasal berdirinya BASMI. Untuk Dokrin BASMI sendiri adalah Berjuang Bersama, Dirasakan bersama-sama, dan meIawan ketidak adilan. Dengan motto ‘berjuang dengan harap rdho Allah SWT ‘.

Adapun Visi dan Misi Ormas BASMI adalah :

Visi : “ Menjadi Garda Terdepan Dalam Membela ,Membantu Dan Melindungi Masyarakat Dari Ketidak Adilan Dan Intimidasi Kesewenang-Wenangan Yang Terjadi Ditengah-Tengah Masyarakat Bawah Oleh Kaum Kapitalis Dan Meniadi Iembaga Yang Taat Pada Aturan Pemerintah Dan UUD 1945, Cinta Tanah Air NKRI, Cinta Pancasila Dan Selalu Menjaga Toleransi Beragama,”.

Misi : 1). Sebagai ormas pemersatu yang mencintai perdamaian, cinta tanah air NKRI, meunjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia

2). Sebagai lembaga yang siap bekerjasama dengan pemerintahan dalam mengontrol kebijakan-kebijakan pemerintah dan membantu mensukseskan program-programnya supaya tercipta mengurangi kesenjangan sosial dan kemiskinan yang terjadi di kalangan masyarakat.

3) Sebagai lembaga yang menjadi mitra intstitusi TNI/POLRI dalam menjaga kondusifitaskan keamanan dan kenyamanan di masyarakat

4.) Sebagai wadah aspirasi dan inspirasi masyarakat untuk penyambung |idah, menyuarakan aspirasinya terhadap kebijakan pemerintah.

5) Sebagai lembaga yang siap tuk menggali dan membina potensi juga siap untuk melestarikan seni budaya yang ada di wilayah masing-masing dengan cara bekerjasama dengan pemerintah daerah terkait.

6) sebagai lembaga yang berguna bagi bangsa, negara dan agama.

Adapun arti simbol/logo BASMI : 1) Bintang melambangkan ketuhanan yang maha esa/Allah SWT bagi yang beragama Islam.

2) Kujang silang dua melambangkan persatuan, perjuangan yang tidak pernah padam dan kewibawaan organisasi.

3) Padi Kapas melambangkan sila ke 5 Pancasila, dan sebagai simbol dalam berorganisasi bersih hati, pikiran, tidak angkuh dan sombong.

4) Segi Iima melambangkan kecintaan terhadap Pancasila dan rukun Islam.

5) Warna merah melambangkan keberanian dalam menyuarakan kebaikan.

6) Warna putih melambangkan kesucian.

7) Warna hitam melambangkan kekuatan, keuletan dan kemakmuran.

8) Warna kuning melambangkan kejayaan dan keagungan.

” Kami ‘BASMI’ siap berjuang membela masyarakat lemah dalam segi apapun, supaya betul-betul mendapatkan tempat yang layak sebagai masyarakat yang merdeka,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here