SMK Negeri 1 Tapalang Barat

Liputan : Anca Mansyur

Mamuju, metropuncaknews.com – Banyaknya siswa di SMK Negeri 1 Tapalang Barat yang tidak naik kelas, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat angkat bicara terkait persoalan tersebut, Senin, (02/07).

Menurut salah seorang anggota DPRD Sulbar Jumiati A.Mahmud, banyaknya siswa yang tidak naik kelas di SMK 1 Tapalang Barat disebabkan proses belajar mengajar guru di sekolah tersebut tidak berjalan maksimal.

” Saya menduga proses belajar mengajar guru disana tidak berjalan dengan baik, Jika proses belajarnya berjalan bagus tentu siswa yang tidak naik kelas tidakakan sebanyak itu,” tandasnya.

Jumiati menambahkan, kepala dan wakil kepala SMK 1 Tapalang Barat  harus bertanggung jawab terkait dengan persoalan ini. Kepala sekolah harus membuat relasi dan aturan terhadap guru-guru yang malas datang mengajar. Kejadian ini tidak biasa dibiarkan karena akan menghambat proses pendidikan seorang siswa. Kita pahami usia sekolah adalah usia yang bergejolak, jangan sampai kejadian seperti ini berimbas pada sekolah sekolah lain.

Jumiati menegaskan, pihaknya selaku anggota DPRD Sulbar Bidang Pendidikan akan mengunjungi SMK Negeri 1 Tapalang Barat. Hal itu dipandang penting untuk memastikan apa penyebabnya, sehingga begitu banyak siswa yang tidak naik kelas.

” Saya akan kunjungi sekolah tersebut untuk memastikan apa sebabnya sehingga siswanya banyak yang tidak naik kelas,” kata sekertaris komisi 4 bidang pendidikan teraebut.

Selain itu, Jumiati juga akan melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan Sulbar. Karena menurut dia, ini adalah tanggung jawab dinas pendidikan untuk melakukan pembinaan terhadap kepala sekolah dan guru-gurunya yang malas masuk mengajar di sekolah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here