Laporan : H. Rudi Salam

Cianjur, metropuncaknews.com –  Warga Desa Rahong Kecamatan Cilaku Cianjur Jawa Barat, nampak sumringah. Pasalnya, bantuan tunai dari pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun Anggaran 2019 mulai direalisasikan.

Seperti halnya di Desa Rahong, masyarakat berbondong bondong datang ke aula kantor Desa Rahong. Mereka datang ke aula desa untuk mengambil haknya sebagai penerima Program Keluarga Harapan, Kamis (14/2).

Acara pembagian PKH tersebut dihadiri pendamping PKH Desa Rahong, pihak bank, Kepala Desa Rahong, Babinkamtibmas, Babinsa dan lembaga desa lainnya. 

Pendamping PKH Desa Rahong Rika Puspita, SKM  saat ditemui di tempat pembagian PKH mengatakan, pihaknya selaku Pendamping PKH Desa Rahong akan membagikan bantuan tunai atau PKH  Desa Rahong ini sebanyak 533 penerima bantuan PKH.

Menurut Rika, jumlah penerima PKH keseluruhan untuk Desa Rahong sebanyak 550 orang. Namun yang bisa dicairkan saat ini hanya sebanyak 533 orang. Sisanya sebanyak 17 orang tidak bisa dibagikan sekarang karena berbagai alasan. Seperti meninggal dunia, penerimanya menjadi TKI dan ada juga yang sebagian buku dan ATM nya masih dalam proses di bank.

Masih menurut Rika , pembagian yang biasanya dilaksanakan di tiap -tiap dusun, kali ini dilaksanakan di aula desa. Hal itu dilakukan hanya untuk evaluasi dan menghindari adanya pungli oleh pihak lain. “Dan hal ini sudah berkoordinasi dengan pihak desa,” tutur Rika.

Sementara itu Kepala Desa Rahong E. Koswara saat ditemui disela- sela acara mengatakan, dalam hal ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pendamping, Babinkamtibmaas dan Babinsa.

“ Intinya kegiatan pembagian bagian bantuan ini dilaksanakan di desa agar mudah diawasi sehingga tidak terjadi pungli atau pemotongan,” jelas Koswara pada awak media.

Lebih lanjut Koswara mengatakan, alhamdulillah selama program ini digelontorkan, pelanggaran tersebut tidak terjadi. Tak lupa Koswara mengucapkan terima kasih pada pemerintah, baik pusat maupun daerah dan dan pihak bank yang telah membantu masyarakat Desa Rahong dalam hal kelancaran pembagian PKH.

Sementara itu salah seorang penerima PKH  Sapnah (47)  mengatakan, alhamdulillah ia sudah menerima program ini kurang lebih 8 tahun. PKH tersebut sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat, termasuk dirinya.

“ Masyarakat dan khususnya keluarga saya sangat terbantu sekali, untuk itu saya berharap program ini dipertahankan dan dilanjutkansecara berkesinambungan,” ujarnya dengan wajah yang penuh kegembiraan.

Sementara itu Babinsa Desa Rahong, ditemui mengatakan, pihaknya  hanya menekan kepada pihak yang menerima bantuan ini agar waspada jangan sampai mau dipotong dengan dalih apapun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. “ Kalau yang mau memotong segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Panit Intelkam Polsek Cilaku, Aiptu Ahmad Ramdani. ” Jangan sungkan-sungkan, laporkan saja jika ada mengintimidasi dan mau memotong atau minta imbalan atas cairnya PKH,” ujarnya menegaskan

Tak hanya itu, Ahmad Ramdani pun telah mewanti-wanti pada pendamping dan ketua kelompok. Jangan coba-coba memotong atau meminta dengan dalih apa pun. ” Kalau sampai terjadi akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here