Sri Wahyuni

Laporan : Shandi/Yasin  

Malang, metropuncaknews.com – Kepala Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Sri Wahyuni membantah dugaan pembangunan gedung PKK yang tidak sesuai dengan RAB di desanya.

Pasalnya pembangunan yang dilakukannya itu, sudah sesuai dengan aturan, dan atas dasar musyawarah desa. Selain itu juga telah disetuju oleh pihak-pihak terkait, Sabtu (12/1).

Gedung PKK yang dikerjakan itu, mengacu pada RAB dan dilaksanakan sesuai aturan, bahkan tidak ada pengurangan sedikitpun dari RAB’.

Sementara, berita yang beredar menyebutkan, adanya kejanggalan-kejanggalan di dalamnya. 

Sri Wahyuni mengatakan, pembangunan mengunakan fly ash sebenarnya itu sudah termasuk di dalam RAB, dengan perbandingan yang tepat yaitu 70 semen : 1 fly ash’.

” Fly ash digunakan untuk mempercepat pengeringan, karena dikerjakannya saat musim hujan, selain itu juga, proses pengerjaannya dilakukan secara transparan,” kilahnya saat di konfirmasi awak media.

Lanjutnya, seluruh anggaran ADD yang masuk desa, itu murni digunakan untuk pembangunan dengan mengutamakan kualitas terbaik. “ Tanpa ada manipulasi, kecurangan dan mencari keuntungan untuk memperkaya diri, seperti yang dituduhkan,” jelasnya.

Menurut Wito, seorang warga yang rumahnya tak jauh dari gedung PKK Desa Plaosan, dengan adanya anggaran yang minim saja, sudah bisa membangun bangunan yang bagus.

” Sebagai penerima manfaat, kami sangat senang dengan adanya pembangunan gedung PKK ini, dan warga pun tidak ada yang protes apalagi sampai mempermasalahkan kualitasnya, yang ada mereka nampak sangat mengapresiasi kinerja Kepala Desa beserta jajarannya, yang sudah membangun dengan anggaran yang terbatas tapi hasilnya memuaskan,” ujarnya menegaskan.

Wito menambahkan, melihat hasil pembangunan yang telah dilakukan Pemerintahan Desa Plaosan Kecamatan Wonosari, Malang, warga menilainya sangat bagus, dan berkualitas, padahal dananya sedikit alias sangat terbatas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here