Pembangunan Sub Terminal Ciranjang sudah setahun lalu selesai, namun hingga bangunannya nyaris rusak, terminal Ciranjang belum juga difungsikan

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Sub terminal Ciranjang  yang berlokasi di belakang pasar tadisional, Kampung Pasir Kawung, Desa/Kecamatan Ciranjang,  Cianjur, baru satu tahun selesai dibangun. Namun sayang. belum juga dioperasikan sudah rusak berat. Bangunan penutup tempat duduk penumpang ambruk. Seluruh kaca dan kusen almunium bangunan perkantoran, mushola dan bangunan pengontrol habis dibongkar oknum yang tidak bertangung jawab.

Tentu saja kejadian itu, disesalkan banyak pihak. Karena pembangunan tersebut anggap asal jadi dan setelah selesai dibangun tidak dipungsikan, hingga mirip sebuah monumen.

Salah seorang pengamat pembangunan Iwan Yusup mengatakan,  bangunan sub terminal Ciranjang itu, selesai dibangun pada tahun lalu. Namun setelah selesai dibangun, belum pernah difungsikan sama sekali.

Hingga banyak warga yang menyebut bangunan itu bagaikan monumen. Selain itu seluruh kaca beserta kusen alminiumnya perkantoran dan mushola habis dibongkar orang yang tidak bertanggung jawab. Tidak hanya itu saja, atap tempat tunggu para penumpang, ambruk akibat angin kencang dua pekan lalu.

Selain itu, Iwan menyesalkan pada berbagai pihak.  Utamanya pada pihak Pemkab Cianjur, karena pembangunan sub terminal dan pembangunan pasar Ciranjang. SEpertinya tidak direncanakan dengan matang, hingga kini belum pula dioperasikan.

Seharusnya, lanjut Iwan, pihak Pemkab Cianjur mendahulukan pembangunan jalannya, ketimbang mendahulukan pembangunan sub termila dan bangunan pasar,. “ Karena bangunan sub terminal dan bangunan pasar selain sudah ambruk juga dijadikan tempat maksiat oknum-oknum tertentu,” ucap Iwan pada awak media.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Ade Gendut (40) membenarkan, bangunan sub terminal dan bangunan Pasar Ciranjang, sejak selesai dibangun hingga sekarang masih belum dioperasikan. Pasalnya, akses jalan menju Sub terminal dan pasar belum selesai dibangun. Hingga kondisi bangunan sub terminal, nyaris hancur.

Ironisnya lagi, seperti seluruh kaca dan kusen almunium habis dibogkar orang yang tidak bertangung jawab. Selain itu, hampir tiap sore hari hingga malam dijadikan tempat maksiat oknum-oknum tertentu.

” Kalau ingin menyaksikan mereka melakukan maksiat di Sub terminal, silahkan saja datang pada sore hari dan malam hari. pasti selalu ada dan hal itu sering dirazia pihal Polsek Ciranjang,” ucap Ade Gendut, kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here