Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Sedikitnya 3 lokal  bangunan sekolah Diniyah Awaliyah  dengan ukuran 20 X 5 Meter yang berdiri di Kampung Cihaur Desa Cihaur Kecamatan Cibeber Cianjur, ambruk diterjang puting beliung. Kejadian tersebut terjadi pada  Rabu (12/02) sekira pukul 16.00 WIB. Tak ada korban jiwa pada kejadian itu. Hanya kerugian material diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

Seorang tokoh pemuda Desa Cihaur yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian, Deden Alam Purnama (45) menjelaskan, siang harinya terasa panas yang menyengat. Namun pada sore langit terlihat mendung. Tak lama kemudian sekira pukul 16.00 WIB turun hujan deras disertai angin kencang dan memutar. Hingga banyak pohon tumbamg menimpa bangunan rumah milik warga.

Tidak hanya itu saja, bangunan sekolah Diniyah Awaliyah yang berdampingan dengan mesjid ambruk hingga rata dengan tanah disapu puting beliung. Tentu saja bencana alam tersebut membuat kaget berbagai pihak.

Namun hingga kini jumlah bangunan rumah yang atap gentingnya ambruk tertimpa pohon dan berjatuan disapu penting beliung, itu belum bisa dihitung secara pasti. Karena itu, Deden mohon bantuan dari berbagai pihak supaya sekolah Diniyah Alwaliyah bisa berdiri kembali seperti semula. “ Agar seluruh muridnya bisa belajar kembali seperti biasa,” ucap Deden Alam Purnama.

Sementara itu, Kaur Kesra Desa Cihaur juga Kepala Sekolah Diniyah Awaliyah, Taufik Hidayat menambahkan, bangunan sekolah Diniyah Awaliyah yang ambruk sebanyak 3 lokal. Ada pun ukurannya sekitar 20X5 meter. Ruangan tersebut setiap harinya digunakan untuk kegiatan bejalar mengajar (KBM) murid Diniyah Awaliyah. Pada malam harinya digunakan untuk ngaji anak-anak yang ada di Kampung Cihaur.

Kini  untuk sementara kegiatan KBM Diniyah dan ngaji diliburkan. “Untuk melaksanakan KBM seteruskan akan dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan orang tua siswa, masyarakat dan pemerintah desa setempat,” ujar Taufik Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here