Pasar Ramayana Cianjur, di awal Ramadhan ini masih sepi pembeli

Liputan : Shandi/Sopie

Cianjur, metropuncaknews.com –  Sepinya pembeli bukan alasan bagi para pedagang untuk gulung tikar. Karena hampir setiap awal  Ramadhan keadaan pasar sepi pembeli. Antrian pembeli mulai jarang hingga terjadi penumpukan barang dagangan, Minggu (20/05).

Sebagian pedagang memang ada yang banyak pembelinya. Terutama para pedagang bahan kue dan takjil. Namun hal tersebut berbeda dengan para pedagang lainnya, yang mengaku sepi pembeli.

Kendati demikian para pedagang menyadari dan faham betul akan situasi juga kondisi diawal Ramadhan.

Kepada awak media,  Dori pedagang pisang, umbi-umbian dan kolang kaling di pasar Ramayana, mengaku untung dari penjualannya.

” Alhamdulillah semenjak bulan Ramadhan sekarang ini, pendapatan saya meningkat, mungkin pedagang lain pun yang sama jualan dengan saya mendapat keuntungan yang lebih,” aku Dori.

Hal serupa juga dikatakan Fatimah, pedagang plastik dan bahan pembuat kue. Omsetnya meningkat setelah memasuki bulan suci Ramadhan ini.

Fatimah berharap, di bulan ramadhan ini bisa dilimpahkan rezekinya. “ Untuk saya khususnya, umumnya untuk para pedagang yang ada di Ramayana ini,” harap Fatimah.

Bertahun-tahun ia berjualan dan mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk mewujudkan cita-citanya. Yakni, bisa menunaikan ibadah haji dan menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

” Saya sangat ingin menunaikan ibadah haji dan menyekolahkan anak saya, agar nasibnya bisa jauh lebih baik dari saya saat ini, saya menginginkan anak saya menjadi pengusaha yang sukses,” aku Fatimah.

Lebih lanjut Fatimah menyebutkan, pasar memang merupakan central penjualan kebutuhan pokok ibu rumah tangga. Bagi para pedagang yang belum di banjiri pembeli, mungkin saat ini belum waktunya. “Karena biasanya pembeli datang -10 hari lebaran Idul Fitri,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here