Tim Terpadu bentukan Wabup Mamuju, dengan penuh semangat bekerja membersihkan sampah meski dengan peralatan seadanya

Laporan : Anca

Mamuju, metropuncaknews.com – Salah satu persoalan yang masih ditinggalkan pasca terjadinya bencana banjir di beberapa wilayah dalam Kota Mamuju beberapa waktu lalu, adalah sampah. Baik sampah berupa material bangunan mau pun batang pohon yang menumpuk di beberapa titik.

Sampah tersebut berpotensi menyumbat aliran air dari sungai menuju ke laut. Seperti diantaranya yang berada di bawah jembatan Simbuang dan sekitar jembatan Karema.

Unntuk mengantisipasi banjir susulan yang berpotensi terjadinya banyaknya tumpukan sampah tersebut, Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari membentuk Tim Terpadu. Tim bentukan Irwan tersebut, melibatkan beberapa unsur teknis.

Diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Sosial. Tim yang dikomandoi Irwan tersebut, langsung menyisir lokasi dan melakukan pembersihan sampah. Seperti yang dilakukan pada Selasa (4/3) lalu.

Sasaran pertama kerjanya adalah sampah yang berada di permukiman warga di lingkungan Simbuang. Untuk kelancaran dan juga mempercepat kerjanya, Tim ini, selain dibantu warga, juga menurun kan ratusan personil DLHK, Satpol dan pemadam kebakaran serta Satgas Mamuju Mapaccing (PUPR). Dalam kerjanyanya tim menggunakan satu alat berat.

Selanjutnya di titik kedua di bawah jembatan Simbuang, tim yang bekerja dari pukul 09.30 pagi hingga 05.00 sore tersebut hanya dapat membersihkan dengan cara manual. Hal itu terjadi akibat keterbatasan sarana alat berat berlengan panjang (long-up). Akibatnya beberapa personil harus membersihkan dengan mempertaruhkan nyawa.

Seperti dengan cara berenang di sungai Simbuang sembari mengangkat material batang bambu yang menumpuk di bawah jembatan. Operasi pembersihan sampah akan dilakukan kembali setelah melakukan musyawarah dengan melibatkan semua pihak termasuk.

Irwan SP Pababari yang mendampingi sejak awal hingga tim selesai bekerja, mengaku salut dengan kerja dan semangat tim terpadu. Meski hanya bermodalkan peralatan sederhana, mereka tetap berupaya melakukan pembersihan sampah.

“ Kita semua harus tetap kompak menyelesaikan masalah ini, karena persoalan pasca banjir sudah berkenaan dengan kepentingan bersama, karena itu, semua pihak harus terlibat termasuk dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here