Apreciation 1st Semester Adux Coffee

0
114

Laporan : Sandi

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Tak kurang dari enam bulan yang lalu, Adux Coffee yang beralamat di Jl Ir H Djuanda Panembong, Desa Mekarsari, Kec/Kab Cianjur, resmi melakukan grand launching untuk mempersembahkan suguhan – suguhan kopi yang khas dengan kopi Balinya.

Sabtu malam Minggu 25 Juni 2022, Adux Coffee mengadakan syukuran 1st Semester dibukanya cafe tersebut.

“Sejak dibuka bulan Desember 2021 lalu, nah di bulan Juli 2022 Adux Coffee ini sudah berusia 6 bulan. Disini banyak sekali saya melakukan pembaruan – pembaruan sesuai masukan dari masyarakat Cianjur ini,” kata Ni Made Puspawati SH., M.Kn owner Adux Coffee.

Dari awal, lanjut Made, mungkin segmen yang disuguhkan hanya kopi tidak ada makanan berat. Namun, antusias masyarakat Cianjur membuat Adux Coffee ini harus merevisi lagi untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Memang awalnya kita hanya menyediakan kopi dan cemilan – cemilan saja, namun semakin kesini kita juga mulai menyediakan makanan berat, tapi itupun hanya sebatas makanan khas Bali yang namanya nasi jinggo dan pada saat launching pun masyarakat sudah sangat mengapresiasinya, ” terangnya.

Kedepan sambung Made, setelah 6 bulan berjalan menjelang satu tahun kita akan mengadakan gebrakan baru dengan menyediakan makanan berat, jadi selain nasi jinggo sesuai permintaan masyarakat ada juga makanan lainnya.

“Awalnya kita memang tidak menyediakan makanan berat, tapi walau bagaimanapun juga kita harus mengikuti situasi dan kondisi serta keinginan masyarakat Cianjur ini khususnya, ” ujarnya.

Di samping makanan, masih dikatakan Made, pihaknya juga menyediakan view yang menarik untuk pelanggan menikmati kopi di alam terbuka.

“Nah, untuk itu awalnya kursi diluar hanya sekitar 50, tapi sekarang kita tambah menjadi 80 kursi itupun masih belum bisa menampung. Ya mudah – mudahan ke depan kita bisa menambah lebih lagi untuk menampung pelanggan, intinya supaya bagaimana keinginan masyarakat/pelanggan ini tertampung oleh Adux Coffee, ” bebernya.

Disinggung soal omset yang didapat, Made menjawab, setelah pandemi covid-19 ini, pelanggan mulai berdatangan bahkan tidak hanya dari Cianjur saja dari luar kota pun seperti dari Cirebon dan Surabaya kalau Jakarta itu sudah pasti, karena lokasi cafenya memang berada di jalan yang dilewatinya.

“Kenapa seperti itu, karena kita melihat kapasitas yang selalu kurang. Jadi bisa kita bayangkan sendiri omsetnya berapa, tetapi kita juga tetap harus melihat pengeluaran dan pemasukan supaya balance, ” ungkapnya.

Terakhir Made menyampaikan, sebetulnya untuk kopi atau resto itu tidak usah terlalu mewah kalau dilihat dari segi gedung/bangunan. Karena, ternyata di Cianjur ini banyak sekali area yang memiliki sisi keindahan lainnya. Artinya kita cukup menyuguhkan view yang indah diluar dan tidak harus selalu fokus menyuguhkan keindahan didalam gedung/ruangan, intinya cukup memberikan penyegaran diluar.

“Sepengetahuan saya, masyarakat itu lebih menantikan penyegaran diluar, karena itu lebih diminati banyak masyarakat, seperti Adux Coffe ini yang memang banyak memiliki view untuk menikmati dan merasakan segarnya udara di Cianjur ini. Nah, untuk cafe – cafe di Cianjur cobalah suguhkan view – view yang segar kepada pelanggan untuk menikmati secangkir kopi, ” tutupnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here