Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Andi Wijaya, S.Sos. menerima Api obor Asian Games 2018 yang diangkut pesawat Boeing A 7307 milik TNI AU

Liputan : Djaka Kumara

Malang, metropuncaknews.com – Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Andi Wijaya, S.Sos. menerima Api obor Asian Games 2018 yang diangkut pesawat Boeing A 7307 milik TNI AU, Jumat pagi, 20/7/2018,  di Apron Baseops Lanud Abd Saleh.

Penyerahan dari Tim yang diwakili Marsma TNI Eko Dono kepada Danlanud Abd Saleh. Selanjutnya diserahkan pada panitia Asian Games Ihsan Zuyadi.

Dimana  api obor tersebut sebelumnya telah dikawinkan di Prambanan Yogyakarta. Dari dua sumber api abadi yakni di New Delhi, India dan Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah.

Danlanud dalam wawancaranya dengan awak media mengatakan, Lanud Abd Saleh dalam menyambut Api Obor Asian Games 2018, menyiapkan 3 kompi Pasukan. Yakni yang terdiri dari Paskhas, Staf Lanud Abd Saleh dan Saka Dirgantara. Selain itu juga menyiapkan 4 Pesawat Supertucano dengan Flypass mengawal pesawat Boing A 7307 yang akan landing.

“ Kami menyampaikan rasa syukur dan bangga bahwa Lanud Abd Saleh dipercaya sebagai tempat penyerahan Api Obor Asian Games 2018. Yaitu menjadi tempat kedua setelah Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Sedangkan Kota Malang akan menjadi kota ketiga setelah Yogyakarta dan Surakarta, dari 54 kota yang dilewati, ” ungkap Danlanud.

Menurutnya, kita bangga Asian Games dilaksanakan di Indonesia, ini sesuai dengan instruksi dari Presiden dan Panglima TNI yang begitu besar memberikan apresiasi. Karena itu kita harus mendukung. Danlanud berharap,  Asian Games 2018 berjalan dengan lancar, aman dan sukses.

Selanjutnya, Aai obor ajang multi event terbesar se-Asia tersebut terlebih akan dibawa ke Blitar yaitu makam Bung Karno. Baru dibawa kembali ke Malang untuk diarak  dan akan dibawa ke Gunung Bromo dini hari,  pukul 01.00 Wib.

” Rencananya api tersebut akan disambut pasukan Kaveleri dan Polri yang dipimpin atlit berkuda Nabila Syakieb, menuju kawah Gunung Bromo. Selanjutnya obor akan dibawa ke Banyuwangi ke kawah Ijen dan Pantai Boom sebelum akhirnya diseberangkan dengan kapal feri ke Bali, dan stesrusnya,” jelas Danlanud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here