Anggota PMOC mengikuti sosialisasi PMOC Online

Laporan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Ratusan anggota Paguyuban Motor Ojek Cianjur (PMOC) mengikuti sosialisasi penggunaan aplikasi PMOC Online di Polres Cianjur, Jum’at (28/9).

Adapun yang disampaikan dalam sosialisasi itu adalah etika (sikap) menghadapi penumpang, pembahasan tarif,  cara penggunaan aplikasi, dan aturan-aturan dalam mengikuti aplikasi Online tersebut.

Pengemudi ojek PMOC, nampak antusias mengikuti pergelaran sosialisasi tersebut. Diakui salah seorang anggota PMOC, adanya penggunaan aplikasi ini sangat bagus.

” Ii merupakan salah satu terobosan yang inovatif buat jasa ojek pangkalan, dengan ini mudah-mudahan bisa membantu kami dalam mencari penumpang untuk menambah pendapatan. Namun, kan belum semua memiliki HP Android jadi kami masih terkendala dengan itu,” ungkap Ade Ruslan anggota PMOC dari Warungkondang.

Menyikapi hal tersebut, Arif Budiana Jais rekan pengembang LPM Universitas Suryakancana Cianjur mengatakan, hal itu memang sudah pihaknya sikapi. Pada hari ini yang disampaikan adalah cara main kemudian aturan-aturan yang harus diikuti oleh PMOC. Mengenai keterbatasan fasilitas, kami sudah bekerjasama dengan perusahaan atau lembaga keuangan, dan mereka pun sudah siap untuk memfasilitasi. “ Yang nantinya akan mencarikan mana atau apa yang lebih ringan untuk rekan-rekan PMOC,” kata Arif.

Ditemui disela kegiatan, Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Dhimas mengatakan,   berawal dari banyaknya gesekan antara ojek online (Ojol) dengan ojek pangkalan di wilayah Cianjur ini, pihaknya dari Satlantas Polres Cianjur selaku pembina, berinisiatif mencari penyelesaian masalah. Salah satunya dengan Paguyuban Motor Ojek Cianjur (PMOC) untuk memodernisasikannya, dengan mencari ide yaitu membuat sebuah aplikasi yang bisa seiring sejalan. “ Sehingga temen-temen kita tidak tertinggal dan siap bersaing dengan ojek-ojek online yang ada di Cianjur,” ungkapnya.

Untuk efektivitas kedepan, lanjutnya, karena ini dibuat oleh putra-putri dari Universitas Suryakancana Cianjur ini semoga bisa berjalan efektif. “ Kami berharap mereka tidak hanya bisa mendapatkan penumpang di online saja tetapi bisa di pangkalan juga, sehingga mereka mendapatkan dua opsi, apakah mengambil dari online atau tetap di pangkalan,” ucapnya.

Adapun persyaratan untuk menjadi anggota PMOC Online ini adalah pertama harus menjadi anggota PMOC. Terus kendaraan yang layak dan memiliki SIM. “ Upaya yang dilakukan selaku pembina, kami akan memberikan bintek dan pelatihan bagaimana cara bekerja yang baik, sehingga masyarakat di Cianjur ini bisa benar-benar merasa nyaman,” pungkas AKP Dhimas.

Dalam pelaksanaan PMOC ini, cara dan sistemnya sama dengan ojek Online yang sudah ada. Selain menarik penumpang, PMOC juga bisa melayani jasa deliverry makanan atau mengambil barang belanja seperti di pasar tradisional atau pasar swalayan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Baur SIM Dede AS. Menurut dia, aplikasi ini benar dibuat oleh mahasiswa Universitas Suryakancana Cianjur, yang diperuntukan untuk mencari solusi antara ojek konvensional dengan ojek Online (Ojol) yang sudah ada di Cianjur. “Sekaligus diperuntukkan untuk kemajuan warga Cianjur,” ucap Dede AS.

Saat ini anggota PMOC sudah mencapai 7000 lebih. Dalam pelaksanaannya nanti, PMOC Online akan melayani jasa-jasa seperti ojek online yang lain. Sehingga para pelaku usaha kecil mandiri (UKM) akan benar-benar terbantu.

” Diharapkan masyarakat Cianjur bisa bersinergi dengan adanya PMOC Online ini, intinya satu sama lain kan saling menguntungkan, mudah-mudahan masyarakat bisa memberi respon yang positif untuk kemajuan Cianjur,” harap Dede AS.

Selanjutnya Dede berpesan, jikaada permasalahan tolong diselesaikan dengan musyawarah. Jangan pakai otot. “ Pertahankan PMOC jangan sampai ada perpecahan, “ pesannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here