Ilustrasi

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Seorang gadis cantik, sebut saja Bunga (14) warga Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Senin  (25/1-2021) sekitar pukul 20.00 WIB, ditemukan  warga di gubuk (Saung) tengah sawah. Tepatnya di Kampung Jati, Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung Cianjur. Dia terlihat linglung, diduga telah digagahi pria lebih dari satu orang.

Informasi yang dapat dihimpun, tiga hari sebelum ditemukan, Bunga pergi dari rumah diajak temannya sesama wanita dan sebaya dengan Bunga. Mulanya kedua orang tua Bunga tak menaruh curiga apapun.

Na,um setelah satu hari tak pulang, maka kedua orang tua Bunga mulai terlihat bimbang. Hingga mondar-mandir mencarinya keseluruh teman dekatnya. Namun Bunga tak ditemukannya.

Selang tiga hari kemudian, Bunga pulang ke rumah yang diantar Trantib, aparat desa, BPD dan Ketua Bumdes Kertamukti. Saat itu Bunga masih belum sadarkan diri. Setelah dua hari berada dirumahnya, Bunga baru sadar dan mengaku dirinya telah digagahi prian yang berinisial  FB (16) dan rekannya.

” Mulanya ditemukan Bunga dari Group WhatsApp (WA) Trantib Desa, setelah pasti Bunga itu warga Desa Keretamukti dan hasil koordinasi dengan Kepala Desa, maka saat itu juga yang ditemani Ketua BPD dan Ketua Bumdes pergi menjemput Bunga ke Kantor Desa Jati dan diantarkan kepada orang tuanya,” ujar Agus pada awak media.

Sementara itu, Kepala Desa Kertamukti Cepi Agustina menambahkan, berdasarkan hasil investigasi terhadap Bunga dilaksankan di kantor desa setempat dan disaksikan orang tuanya, Trantib Desa, Ketua BPD dan Ketua Bumbes Kertamukti.

Berdasarkan hasil investigasitersebut, benar Bunga telah digagahi FB bersama temannya. Sebelumnya Bunga dipaksa disuruh minum 3 butir pil berwarna kuning. Selang satu jam dipaksa lagi disuruh minum 6 butir. “ Setelah itu tubuh Bunga terasa lemas dan setengah tak sadar, hingga FB bersama rekannya melakukan perbuatan bejat pada Bunga,” jelas Cepi.

Setelah jelas dan pasti, maka orang tua Bunga didampingi Ketua BPD, Trantib dan Ketua Bumdes, Senin (1-2-2021), melaporkannya ke Polres Cianjur. Sekarang perkara tersebut sedang ditangani pihak Polres Cianjur.

“ Dengan adanya kejadian itu, diharapkan pada pihak yang berkompenten, para pelaku kejatan tersebut dapat segera dibekuk dan dihukum sesuai dengan perbuatannya, karena kasihan terhadap Bunga yang masa depannya telah diputus oleh oknum pelaku ejahatan juga kasihan kedua orang tuanya tergolong keluarga yang kurang beruntung dalam ekonominya,”kata Cepi Agustina pada awak media, Rabu (3/3-2021).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here