Salman yang menderita hidrosephalus dan disebelaahnya Dedi yang lumpuh ditunggui Nek Ilah

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Ikatan alumni SMK Perhotelan Cianjur angkatan 2005/2006, terenyuh hatinya saat melihat postingan seorang balita yang menderita penyakit hydrocephalus di akun Instagram shandi_metropuncaknews.com beberapa waktu lalu.

Salah seorang diantaranya adalah Ahmad Sugandi yang mencoba menghubungi pemilik akun tersebut. Berbagai informasi pun ditanyakannya.

Setelah mendapatkan informasi dan alamat lengkap, Selasa (19/3) lalu, ikatan alumni SMK Perhotelan itu, mengunjungi rumah Salman balita berusia 3,5 tahun, yang menderita penyakit hidrocephalus  putra ke-2 dari Ny. Ayu Ningsih di Kampung Kalibunder Rt. 03/07 Desa Maleber Kecamatan Karangtengah Cianjur.

Ditemui dikediamannya Kamis (21/3) sore, Ahmad Sugandi mengaku, ia dan temannya bukanlah siapa-siapa. Mengenai kepeduliannya terhadap Salman, semata hanya ingin mengajak orang lain untuk lebih peduli terhadap sesama saja.

” Kita memang bukan orang kaya yang mampu memberi dan membantu orang lain, tapi disini kita hanya ingin berusaha membuat orang lain tersenyum dengan sedikit mengurangi bebannya,” kata Ahmad saat ditemui awak media di teras rumahnya.

Ahmad pun menceritakan bagaimana saat kunjungan itu. Ilah nenek Salman mengatakan kepada Ahmad dan temannya, bahwa Salman pernah menjalani operasi satu kali di salah satu RS di Jakarta.

” Salman itu pernah menjalani operasi di Jakarta,” kata Ahmad.

Tidak hanya Salman saja yang sakit di rumah itu, tetapi Dedi Suparta (24) adik Ayu mengalami kelumpuhan sudah tiga bulan terakhir ini.

Lanjut Ahmad, Nek Ilah mengatakan Dedi awalnya dehidrasi lemas gak bisa jalan. Kemudian dibawa ke Puskesmas terus diurut hingga dirawat sepuluh hari di Rumah Sakit. Berhubung tidak mempunyai biaya dan bekal, mereka pun memaksa pulang, padahal dari pihak RSUD menyarankan untuk lebih lama lagi dirawat.

” Uang dari mana pak, Dedi kan tidak mempunyai BPJS, untuk bekal di RSUD pun gak punya, apalagi harus berlama-lama dirawat,”  tutur Ilah seraya menyeka air matanya kepada Ahmad.

Menyikapi hal itu, selain dengan teman sekolahnya, Ahmad pun berkoordinasi dengan Ormas LASKAR BENTENG INDONESIA (LBI) salah lembaga tempat dia bernaung.

” Kedepannya bersama teman-teman sekolah dan anggota LBI, kami berencana untuk membantu Salman dan akan memberikan tongkat untuk Dedi, meskipun harus patungan,” pungkas Ahmad sembari tersenyum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here