Akun FB milik Endang Rahmat yang dibajak

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Akun Facebook (Fb) milik Endan Rahmat Safari salah seorang Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Berkarya, warga Kampung Kiarapayung RT 02/03 Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Cianjur,  Jumat 22 /03 sekira pukul 16,30 WIB, dibajak dan disalahgunakan untuk penipuan. Caranya dengan meminjam  uang pada puluhan teman yang ada di FB. Tentu saja hal itu membuat heboh warga sekitar. 

Setelah diketahui akun FB-nya dibajak, Endan Rahmat Safari langsung membuat pemberitahuan melalui Whasapp (WA) juga melaporkannya pada pihak kepolisian setempat. 

Endang Rahmat Safari saat ditemui mengatakan, memang benar akun Fb milinya telah dibajak orang tak dikenal, dan disalahgunakan untuk penipuan. Modusnya dengan meminjam uang kesetiap teman yang ada di Fb tersebut. Terutama teman yang menjadi Caleg dan pada teman yang dianggap banyak uang. 

Hal itu diketahuinya setelah teman dekatnya Rukman (48) warga Desa Cibiuk, Ciranjang, memberi tahu melalui WA dan menyuruh membuka Fb-nya. Namun, setelah dibuka ternyata Fb itu tidak bisa dibuka dan diblokir. Setelah itu, ia pun langsung menghubungi lagi Rukman dan memberitahu kalau akun Fb-nya tidak bisa dibuka.

Saat itu pula Rukman langsung menjelaskan, akun Fb milik Endang ada yang membajak dan disalahgunakan. Dipakai untuk menipu dengan modus minjam  uang. Selang beberapa menit banyak temannya yang mengadu bahwa Fb tekah dibajak orang tak dikenal. 

Setelah pasti, Endang langsung membuat pemberitahuan melalui WA milik pibadi maupun di group WA. Selanjutnya, Endang melaporkannya pada pihak kepolisian di Polsek Bojongpicung.

“ Sengaja hal itu saya laporkan, supaya modus penipuan berhenti dan supaya tidak ada lagi korban penipuan,” kata Endang.  

Sementara, Kapolaek Bojongpicung AKP M. Nur mengatakan, memang benar adanya barusan ada warga Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Endan Rahmat Safari melaporkan kejaian tentang akun Fb nya dibajak orang tak dikenal atau hacker.  

Selanjutnya Endang diarahkan ke Polres Cianjur. Karena yang berhak menerima laporan kejadian kriminal tentang IT itu, dilaksanakan di Polres Cianjur. ” Maaf bukannya kami tidak menerima laporan tentang kriminal IT, tapi laporanya harus ke Polres Cianjur, karena hal kriminal  IT ditanganinya di Polres,” jelas M Nur.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here