Laporan : Zenal Mustari

Cianjur, metropuncaknews.com — Pemeritah Kecamatan Campakamulya dan Satgas Covid-19 melakukan aksi nyata dalam memerangi penyebaran wabah Coronavirus atau COVID-19. Seperti yang dilakukan Camat Campakamulya bersama Satgas Covid 19 melaksanakan penyemprot cairan disinfektan pada semua rumah milik warga yang ada di Kampung Parabon RT 02 RW 04, Selasa (7/4).

Camat Campakamulya Candra Dwi Kusumah mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah atau melindungi warga dari wabah Coronavirus atau COVID-19.

“Guna melindungi warga, kami (satgas-red) harus jadi bemper dan perangi wabah Covid-19,” tuturnya pada wartawan saat ditemui di lokasi penyemprotan, Selasa (7/4).

Sebelumnya, Camat Campakamulya dan jajaran Satgas Covid-19 memberikan imbauan pada warga juga para pengguna jalan yang berada di wilayah setempat. Kegiatan tersebut merupakan penerapan social distancing, salah satu cara untuk menekan penyebaran virus corona baru yang memicu penyakit COVID-19.

Adapun social distancing ini dilakukan dengan menjaga jarak minimal satu meter, menghindari kerumunan massa dan kumpul bersama untuk sementara.

” Agar masyarakat paham, maka imbauan social distancing ini perlu terus disosialisasikan juga,” kata Candra sembari membagikan masker.

Ditempat yang sama, Kepala UPTD Puskesmas Campakamulya Wahyu Rahayu mengatakan, supaya evisien dalam upaya memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19. Pihaknya dorong pemerintah desa untuk membangun pos jaga di setiap gerbang masuk desa.

Hal itu merupakan bagian dari upaya pencegahan meluasnya wabah virus Corona atau Covid 19 ke desa. Apalagi kalau pendirian posko itu dapat menggunakan dana desa.

Dikatakan Wahyu, adanya pos jaga spontan akan memantau mobilitas keluar masuk warga. Sehingga, warga yang keluar masuk dalam kepentingan apa pun, dapat tercatat dan terdata dengan rapi dan jelas.

“ Jelasnya, adanya pos jaga penting supaya warga yang keluar masuk bisa terdata. Petugas wajib menanyakan dengan jelas lokasi yang akan dituju warga yang akan bepergian. Jika lokasi yang akan dituju merupakan kawasan zona merah covid-19, maka petugas wajib menyarankan warga tersebut untuk mengurungkan keinginannya. Warga diberikan pemahaman betul, agar jangan sampai ketika pulang justru membawa virus Covid-19,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here