Akibat cuaca buruk dan tingginya gelombang, beberapa lokasi wisata pantai rusak dan nelayan pun tak bisa melaut

Liputan : Yatiman

Kebumen, metropuncaknews.com – Camat Ayah, Bambang Priyambodo mengunjungi lokasi yang terdampak oleh gelombang pasang pada Rabu (25/07). Salah satunya adalah Wisata Pantai Watu Bale di Desa Pasir Kec Ayah Kab. kebumen. Nampak terjadi kerusakan baik di sektor wisatanya maupun mata pencaharian masyarakat yang sehari hari berprofesi sebagai nelayan khususnya yang melaut dengan menggunakan perahu tempel.

Selain itu, banyak kios pedagang yang ada di pesisir pantai sebagai fasilitas pengunjung rusak parah terkena hantaman ombak dan gelombang pasang.

Termasuk perahu-perahu nelayan yang ada dibibir pantai pun  ikut rusak terhantam gelombang. Menurut keterangan warga setempat,  ada total 600 perahu tempel yang rusaknya bervariasi. Mulai dari rusak ringan sampai rusak berat.

Camat Ayah, Bambang Priambodo  mengatakan, kebenaran informasi yang disampaikan BMKG terkait perkembangan gelombang tinggi mulai malam hari sampai dengan pagi ini. Gelombang tinggi terus terjadi baik di kawasanWisata pantai Watu Bale Desa Pasir ataupun TPI untuk fasilitas umum untuk kepentingan wisata mengalami kerusakan .

” Temen-temen dari SAR ataupun BPPD  masih tetap melakukan pemantauan karena di prediksi siang hari ini dan nanti malam masih akan datang gelombang tinggi, prioritas utama itu jiwa atau manusia dari warga yang berada di sekitar pantai,” kata Bambang Priambodo.

Selanjutnya Priambodo mengatakan, untuk kerugian material sementara sifatnya pendataan dan laporan sementara.Priambodo juga berharap, setelah ada pendataan secara tertulis nantinya akan ada tindak lanjut dari pihak terkait. Seperti pemerintah daerah terutama Bupati dan BPPD bisa mengalokasikan bantuan terhadap masyarakat yang fasilitas umumnya mengalami kerusakan.

Selanjutnya masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Tidak gegabah memasuki kawasan pantai. Terutama bila ada pengunjung yang mendekati pantai. Diharap untuk tidak bosan memberikan imbauan atau teguran,bahwa kondisi pantai sedang tidak aman .

Sementara masyarakat Desa Pasir pun sudah dilatih dalam kegiatan, kegiatan penanggulangan bencana. Seperti misalnya, ada Destana Bela Kawula membela semua umat yang semua itu ada dibawah komando BPPD Kab Kebumen.

“ Yang semuanya itu untuk membantu masyarakat memantau dan menanggulangi kejadian bencana alam yang terjadi seperti saat ini di saat gelombang pasang yang menyebabkan kerusakan di wilayah pantai,” jelas Proambodo.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here