Laporan : Sam

Cianjur, metropuncaknews.com – Ahmad Solihin (37) yang memiliki pasangan hidup Siti Fayonah (35) dan memiliki 2 orang anak balita, warga Kampung Citapen RT 02/04 Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjurhmad Solihin mendadak stroke dan  ada benjolan tumor di bawah ketiak sebelah kanan.

Menurut keterangan keluarganya, hal itu terjadi setelah Solihin menjalani vaksin ke 2. Kini Solihin tergolek lemas diatas kasur tengah rumah milik orang tuanya. Selain itu, Solihin harus rela menahan kesakitan yang mendenyut setiap saat terutama pada malam hari.

Ketika ditemui di rumahnya Ahmad Solihin menerangkan, ia bekerja sebagai pelayan di salah satu toko kelontongan di kawasan Pasar Dermaga Bojongpicung. Pada Kamis 8 Juli 2021 seluruh pelayan toto digiring  ke Puskesmas Bojongpicung untuk divaksin yang ke 2 kalinya.

Setelah selesai divaksin, Solihin mendadak pusing, mual dan langsung minta izin untuk pulang. Sesampainya di rumah, mual dan pusing semakin menjadi hingga muntah-muntah.

Esok harinya, pusing dan mual hilang. Namun sekujur tubuh mendadak gatal – gatal dan keluar bentolan besar. Saat itu juga Solihin diantar istrinya berangkat ke Puskesmas guna perawatan lebih lanjut.

Satu hari dirawat di Puskesmas, langsung pulang. Karena alerginya sembuh. Tapi pada keesokan harinya, kaki dan tangan kanan Solihin  kejang tak bisa gerak (Strouke). Karena itu, Solihin pun kembali berobat lagi ke Puskesmas Bojongpicung. Saat itu, pihak Puskesmas langsung merujuknya untuk dirawat di RSUD Cianjur.

Solihin pun menjalani perawatan di RSUD Cianjur selama 5 hari dan dipulangkan. Karena kejang ditangan dan kakinya dianggap sudah sembuh. Solihin sudah bisa bergerak, namun belum normal seperti semula.

Baru juga sepekan di rumah, sambil belajar jalan kaki, tak ayal tangan dan kaki belum sembuh normal datang lagi penyakit. Yaitu keluar benjolan dibawah ketiak sebelah kanan. Benjolan tersebut tiap hari terus membesar. Sekarang sudah sebesar kepalan tangan orang dewasa dan tiap malam  mendenyut-denyut terasa sakit.

” Datang malam rasanya enggan, karena pasti rasa sakit mendenyut- denyut semakin terasa, hingga tak bisa tidur,”  ucap Ahmad Solihin.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaratu Rahmat (60) mengatakan, memang benar sekarang Ahmad Solihin sekarang sedang sakit. Rahmat mengaku telah dua kali menjenguknya.

Setelah mendengar cerita dari Solihin dan keluarganya, Rahmat merasa heran dan aneh.  Karena setelah divaksin yang ke 2 kalinya, mendadak penyakit datang bertubi-tubi, hingga sekarang kondisinya semakin melemah.

Atas semua itu, Rahmat terus melakukan upaya supaya Solihin sembuh. Untuk itu, dalam waktu dekat akan dibawa lagi ke RSUD Cianjur guna perawatan lebih lanjut. “ Kini SKTM nya sedang diurusnya,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here