Laporan : Agus

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebanyak 475 warga Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, Minggu 18 April 2021 kemarin, menerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Pembagian BST tersebut, dibagikan langsung oleh pegawai PT. POS di aula desa Cipeuyeum. Namun ada seorang ahli waris penerima BST warga RT 01/05 merasa kecewa. Karena bantuannya tidak bisa dicairkan. Pasalnya, ahli warisnya masih dibawah umur.

Lina Mulyani Ketua Rt 01/05 saat ditemui mengatakan, pihaknya merasa kaget mendengar ada warganya yang biasa menerima BST saat akan dicairkan ditolak pihak PT. POS. Alasannya yang mencairkannya adalah anak dibawah umur. “ Sedangkan yang sebelumnya saat pencairan ngak pernah ada masalah,” ucapnya.

Memang yang mendapatkan BST atas nama Kakeknya, lanjut Lina. Namun kakeknya sudah meninggal dan yang tercantum di Kartu Keluarga (KK)  hanya satu cucunya yaitu Fitri. Karena orang tuanya Fitri pun sudah meninggal juga. Maka setiap pencairan yang biasa mencairkan ya Fitri. Tapi saat pembagian kali ini, kata pegawai PT. POS yang membagikan ini tidak bisa diberikan. “ Karena Fitri masih dibawah umur,” katanya. Nasir dari pihak POS yang sedang membagikan BST saat dikonfirmasi mengatakan, betul untuk masalah Fitriani  pihaknya tidak bisa mencairkan. “ Karena Fitriani sebagai ahli waris Kokom Komarudin masih dibawah umur dan itu aturannya sudah jelas,” ujar Nasir pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here