Teman korban saat memberikan keterangan pada petugas kepolisian di Polsek Bojongpicung

Laporan : Apip Sam

Cianjur, metropuncaknews.com – Agung Bin Samad (16) pemuda warga Kampung Parungbitung RT02/02, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (20/01), sekira pukul 13.00 WIB, menghembuskan napas terakhirnya di RSU Cianjur. Agung meninggal dunia akibat jatuh dari truk. 

Informasi yang dapat dihimpun, Agung  Bin  Samad (16),  DediI (15), Wandi Bin Wasta (15) dan Reza Bin Deni (15) seluruhnya warga Kampung Parungbitung RT01/02, Desa. Kertamukti Kecamatan Haurwangi, Cianjur.

Saat itu, sekira pukul 08.00 WIB, korban bersama 3 orang temannya  nongkrong di pinggir jalan raya Cianjur-Bandung. Tepatnya di pintu kereta api Cipeuyeum, Haurwangi. Tak lama kemudian naik truk jurusan Cianjur dan turun di prapatan lampu merah Tugu Pramuka Karangtengah. 

Sekira  pukul 09.00 WIB, mereka mau pulang dan naik truk lagi. Tetapi ketika korban sudah naik di atas truk bersama  Dedi dan Wandi, sementara Riza tertinggal dibawah belum bisa naik dan truk terus melaju.  Korban bersama temanya bermaksud untuk turun ternyata jatuh terpelanting  hingga tangan kananya patah dan bagian kepalanya terbentur aspal jalan. 

Saat itu, korban merintih kesakitan karena tangannya patah, luka lecet pada dahi kanan, pinggang kanan lecetdan kaki kanan bagian bawah lecet. Akhirnya mereka berempat pulang naik angkut ke Ciranjang dan turun di depan  Masjid Ciranjang. 

Korban terus merintih kesakitan juga merasa pusing dan duduk di pinggir halaman parkir depan masjid. Dua orang temanya pulang duluan untuk memberitahukan pada orang tua korban, supaya menjemput korban di Masjid Agung Ciranjang . 

Orang tua korban pun langsung menjemput korban untuk dibawa pulang. Setelah sampai rumah sekira pukul  10.25 WIB korban muntah-muntah. Untuk pertolongan korban di bawa ke Puskesmas Cipeuyeum, yang seterusnya dirujuk ke RSUD Cianjur. Namun sekira pukul 13.00 WIB, korban  menghembuskan napas terakhirnya di RSU Cianjur. “ Pada tubuh almarhum terdapat luka pendarahan di kepala akibat benturan saat terjatuh dari truk,” ucap Mimin  (ibu korban) yang diamini teman korban, Dedi dan Wandi.

Sementara itu, salah seorang anggota Polsek Bojongpicung,  Aiptu Sutaryo menambahkan, pihaknya  mengetahui adanya kejadian korban jatuh dari truk, setelah adanya informasi dari warga dan kejadiannya di luar lingkungan wilayah kerja Polsek Bonongpicung. 

Tapi mengenai penyebab meninggal dunianya Agung Bin Samad itu, murni akibat jatuh dari truk. Korban mengalami patah tulang tangan kanan dan dibagian kepala. “ Diperkirakan pengemudi truk tidak mengetahui  kalau ada orang yang ikut naik di belakang dan No. Polisi kendaraan truk tersebut, tidak dicatat teman korban,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here