Kembali pemuda Haurwangi dari tempat pendidikan disambut warga dan pemerintahan setempat

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk menekan angka pengangguran para pemuda di Kabupaten Cianjur, Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Haurwangi, 4  bulan lalu memberangkatkan 9 orang pemuda yang orang tuanya dianggap kurang beruntung. Yaitu, 7 orang pemuda warga Desa Ramasari dan 2 orang pemuda warga Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi.

Ke 9 orang pemuda tersebut, Rabu (18/07)  pulang ke kampung halamannya, setelah mengikuti  pelatihan keterampilan menjahit dan sablon selama 4 bulan di Kota Bekasi. Keberhasilan 9 orang pemuda tersebut, tentu saja membuat kebanggaan dirinya, keluarga dan berbagai pihak lainnya.

Salah seorang anggota TKSK Haurwangi, Roni Ruswandi mengatakan, mulanya rekrutmen calon peserta pelatihan keterampilan tenaga kerja itu dilakukan secara selektif. Kreteria paling utama yaitu, memiliki minat untuk belajar, keluarga kurang beruntung, memiliki impian ingin maju dan kuat mental.

Karena itu, empat bulan lalu pihaknya hanya mampu merekrut dan memberangkatkan 12 orang pemuda dari Desa Ramasari dan Haurwangi, untuk mengikuti pelatiha keterampilan di Kota Bekasi. Namun yang mampu sampai selesai selama 4bulan hanya 9 orang pemuda. Yaitu 7 orang dari Desa Ramasari dan 2 orang dari Desa Haurwangi. Sedangkan yang lainnya pulang duluan alias gugur.

Ke 9 orang pemuda yang tamat mengikuti pelatihan keterampilan menjahit dan sablon itu, sebentar lagi akan menerima peralatan mesih jahit untuk membuka kompeksi dan peralatan sablon yang akan membuka perusahaan sablon printing di kampungnya masing-masing.

“ Selain itu, ke 9 orang pemuda tersebut tidak hanya membuka peluang usaha bagi pribadinya saja, tapi kedepanya akan dijadikan cutor/pelatih pendidikan  pelatihan keterampilan di Kecamatan Haurwangi,” kata Roni.

Sementara itu, Kepala Desa Ramasari Agus Rusmana menambahkan, pulangannya 7 orang pemuda dari pelatihan keterampilan kerja di Kota Bekasi, dengan membawa bekal ilmu dan keterampilan menjahit dan sablon. Diharapkan kedepannya akan mampu membuat lapangan kerja dan sedikitnya akan mampu menekan angka pengangguran di Desa Ramasari.

“ Saya ucapkan terima kasih pada pihak Kecamatan Haurwangi, Pemkab Cianjur, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang telah mendidik 7 orang pemuda Desa Ramasari menjadi calon pengusaha handal dan profesional,” ucap Agus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here