Para santri dengan menggunakan perahu karet memungut sampah di bantaran Sungai Citarum

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Dalam rangka Tadzabur Alam, ratusan Santri dari Pesantren Kilat Al-Qur’ani berkontribusi menjaga lingkungan dengan bersih-bersih lingkungan dan memungut sampah di bantaran Sungai Citarum Oxbow Sektor 6 Satgas Citarum Harum Bojongsoang Kabupaten Bandung, Kamis (20/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan membangkitkan kepedulian lingkungan kepada anak-anak usia dini yang kelak dapat menerapkan pengalamannya tersebut kepada rekan-rekannya di sekolah maupun rekan-rekannya yang ada dilingkungan tempat tinggalnya.

Kegiatan awal yang dilakukan para Santri ini, memungut sampah di bantaran Sungai Citarum yang dilakukan perkelompok. Satu kelompok membawa 2 karung yang harus diisi sampah, kelompok yang mendapatkan sampah terbanyak maka akan mendapatkan rewads.

Selanjutnya, para Santri dengan menggunakan perahu memungut sampah yang ada di Sungai Citarum dan berperahu santai menuju jembatan biru untuk mengadakan kegiatan lanjutan.

Dansektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yudi Zanibar mengatakan, hari ini sektor 6 mengakomodir partisipasi dari Santri Pondok Pesantren Al-Basirah 3 Arjasari dan peserta Pesantren Kilat Madrasah Al-Qu’rani Cigebar melaksanakan Tadzabur Alam dalam rangka istikhpar untuk memohonkan ampun. Berikutnya adalah bertasbih untuk bersyukur kepada Allah karena dengan alam dan lingkungan ada sebuah perjalanan yang harus dikoreksi dan disyukuri.

Mereka berkontribusi dan melaksanakan bersih-bersih kemudian diperlombakan mengambil sampah yang ada dibantaran dan mengambil sampah yang ada di sungai kemudian mereka akan bersholawat, beristikhfar dan bertasbih

Diharapkan, mereka bisa melihat dari sini, dengan ketertarikan mereka bisa mensiarkan lagi bagaimana tentang lingkungan dengan retorika maupun bahasa-bahasa mereka sehingga kedepannya semua bisa melaksanakan kegiatan lingkungan ini dari seluruh lapisan bisa berbuat untuk lingkungan. (Sumber : Pendam III/Siliwangi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here