Rumah arga yang tertimpa pohon besar di Mande

Laporan : Shandi/**

Cianjur metropuncaknews.com –  Empat rumah warga yang rusak berat akibat tertimpa pohon besar pada Minggu (4/9/2018) lalu, di Kampung Gandasoli RT 01/03 Desa Cikidangbayabang Kecamatan Mande, Cianjur, hingga saat ini,  Sabtu (10/11) belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.

Padahal, dari kejadian tersebut sampai sekarang, sudah berjalan dua bulan lebih. Namun bantuan tak kunjung datang.

Memang tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja Rido (11) anak salah seorang korban, mengalami luka robek dibagian kepala. Beruntung pada saat itu warga segera membawanya ke Puskesmas terdekat dan luka Rido pun dijahit sebanyak tiga jahitan.

” Yang lebih memprihatinkan, tiga dari keempat penghuni rumah itu, adalah janda dan jompo yang tidak mempunyai penghasilan tetap”, kata salah seorang warga sekitar rumah korban.

Ia menambahkan, total kerugian keseluruhan dari kejadian tersebut, ditaksir mencapai kurang lebih sekitar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) untuk empat rumah. “ Jumlah tersebut belum termasuk kerugian barang-barang milik korban lainnya,” imbuhnya.

Menurut keterangan, pasca kejadian, pihak pemerintah desa dan Kecamatan Mande, sebetulnya sudah melayangkan surat permohonan bantuan kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait. Bahkan sampai ke wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman, agar rumah yang tertimpa pohon besar tersebut segera di bangun kembali.

Salah seorang korban, Nunung  mengungkapkan kekecewaannya atas ketidak sigapan pemerintah daerah.

” Kami para korban, sangat kecewa dengan sikap pemerintah daerah, karena sampai saat ini, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa kami,” ungkapnya.

Nunung juga mengatakan, bantuan memang pernah ada dari pemerintah setempat, yaitu sumbangan sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) untuk keempat pemilik rumah, dan itu pun hasil swadaya masyarakat dan simpatisan kepala desa saja,” akunya.

Saat dihubungi melalui aplikasi telepon seluler (WhatsApp) Mumuh Kasubag Kecamatan Mande, Rabu (7/11) kemarin, mengatakan, pihaknya (pihak Kecamatan) dengan pemerintah desa sudah berupaya untuk membantu para korban, dan surat permohonan pembangunan rumah para korban pun, sudah dilayangkan pada Wakil Bupati.

“ Bahkan saya sendiri yang mengantarkan surat tersebut kepada ajudan Wakil Bupati,” kilahnya.

Sembari menunggu bantuan pemerintah daerah, keempat keluarga korban tinggal dirumah sealakadarnya saja, yang dibangun dari sumbangan sebesar Rp. 10.000.000,-.

Saat ini mereka masih membutuhkan uluran tangan dari para dermawan yang rela berbagi hartanya, untuk memperbaiki rumahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here