Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – 5 Orang penyandang Disabilitas warga Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Rabu (21/10) mengikuti pelatihan keterampilan selama 3 hari. Pelatihan tersebut diselenggarakan di Wisma Pandawa Kemensos Cipanas Cianjur. Ada pun yang mengikuti pelatihan adalah Dedi Hermansyah, Nanang Benyamin, Dewi, Rizal dan Jujun

Kepala Desa Mekargalih Taryat Bibrata menjelaskan, 5 Orang penyandang disabilitas Warga Desa Mekargalih, tadi siang diantarkan ke Cipanas. Untuk mengikuti pelatihan keterampilan khusus bagi penyandang disabilitas selama 3 hari. Kegiatan tersebut diselenggarakan pihak Dinas Sosial Kabupaten Cianjur. Setelah selesai pelatihan maka pulangnya akan dijemput lagi oleh pihak desa.

Taryat Bibrata menjelaskan, dilaksankannya pelatihan khusus tersebut, supaya seluruh orang penyandang disabilitas memiliki keterampilan dan kegiatan yang menghasilkan secara ekonomi. Hasilnya minimal akan mampu membiayai hidup dirinya sendiri atau meringankan beban hidupnya.

“ Maka dengan adanya pelatihan keterampilan bagai warga yang menderita disabilitas, akan mampu meringankan beban hidup mereka dan mampu memperlancar ekonomi mereka,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang penyandang disabilitas Dedi  Hermansyah mengatakan, sebelum menderita disabilitas, pihaknya pernah menjadi Ketua RT 01 /03 Kp Pasir Kihiyang dan bekerja sebagai tukang servis elektronik dan tukang jahit pakaian.

Namun sekitar 7 tahun yang lalu mendadak Strok hingga tak bisa bergerak apapun. Dedi hanya bisa pasrah berbaring di atas kasur. Hal itu terjadi  beberapa tahun dan 3 tahun lalu Stroknya sembuh namun tubuhnya menjadi cacat. Berjalan kaki pun harus dengan menggunakan tongkat kayu.

Untuk biaya hidup sehari-hari, terpaksa pihaknya mengemis minta bantuan pada orang lain yang dikenalinya dan pada pada orang lain dengan menelusuri lorong gang untuk mengemis. Hal itu dilakukan  hanya sekedar untuk mencari sesuap nasi.

Namun setelah diajak oleh kepala desa  untuk mengikuti pelatihan keterampilan, tanpa basabasi langsung pihaknya ikut mendaftarkannya dan sekarang berangkat ke Cipanas.

“ Kami berharap, bisa mengikuti pelatihan keterampilan sampai selesai dan berhasil hingga bisa direalisasikan setelah pulang nanti dan akan berhenti menjadi pengemis,” ujar Dedi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here