Curug Tujuh, wisata alam yang masih asri dan mempersona

Laporan : Badri

Sukabumi, metropuncaknews.com – Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, dikenal dengan temapt wisatanya yang indah dan mempesona. Salah satunya adalah Gunung Rimba Laut Pantai Sungai atau dikenal dengan sebutan Gurilaps. Area wisata alam ini terbilang masih asri dan indah serta banyak tempat yang bisa dikunjungi wisatawan. Karena itu, banyak wisatawan dalam dan luar negeri yang berkunjung untuk menikmati pesona alam yang ada di Gurilaps Kabupaten Sukabumi.

Salah satu tempat wisata alam yang sudah di buka untuk umum adalah tempat Wisata Alam Curug Tujuh. Lokasinya berada di Kampung Cisarua Desa Sukamanah Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi.

Di Curug Tujuh ini tersaji panorama alam yang asri dan indah dengan suasana pedesaan. Lokasinya tidak jauh dari kantor Desa Sukamanah. Hanya sekitar satu kilo meter perjalan saja dengan jalan kaki kita akan sampai ke  lokasi yang dituju.

Dalam perjalanan menuju Curug Tujuh, para pengunjung akan disambut dengan pemandangan yang indah. Selain itu, juga penduduknya yang ramah akan selalu menyapa para pengunjung.  Hingga terasa nuansa pedesaannya.

Namun sayang, area wisata yang satu ini, belum mendapat perhatian serius pihak Pemkab Sukabumi serta Kementerian Pariwisata Kab. Sukabumi. Saat ini tempat wisata alam Curug Tujuh dikelola Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES) Sukamanah bekerja sama dengan Karang Taruna setempat.

Karena itu, di sana-sini masih banyak yang harus dibenahi. Semua itu perlu dilakukan agar para pengunjung merasa betah dan nyaman saat berada di area wisata alam Curug Tujuh.

Kepala Desa Sukamanah E.Kusnadi saat dihubungi mengatakan, saat ini pihaknya baru membenahi infrastruktur jalan menuju tempat wisata alam Curug Tujuh. Selain itu, juga membenahi beberapa lokasi yang ada di area wisata alam tersebut.

“ Sampai saat ini, kami baru bisa memperbaiki jalan yang menuju lokasi Curug Tujuh, Insya Allah kami akan berusaha menata apik area wisata Alam Curug Tujuh agar bisa jadi salah satu daerah tujuan wisata para wisatawan,” kata Kusnadi.

Lebih lanjut Kusnadi mengatakan, dalam mempromosikan tempat wisata alam Curug Tujuh tersebut, berbagai kegiatan selalu diadakan di area wisata Curug Tujuh. Terutama untuk pengembangan budaya dan seni daerah setempat.

Dengan adanya berbagai kegiatan tersebut, diharapkan akan mampu meningkat Pendapat Asli Daerah (PAD) dan dapat menambah pendapat warga setempat. “ Terutama para pedagang yang menjajakan dagangan khas daerah,” ujar Kusnadi.

Untuk itu, lanjut Kusnadi, pihaknya telah mengadakan kerjasama dengan PKK Desa Sukamanah. Sedangkan untuk pembinaan anggotanya diadakan pelatihan kepada ibu-ibu. Hsil dari pembinaan dan pelatihan dijadikan komiditi untuk dijual pada pengunjung. “Sehingga dengan demikian akan dapat meningkatkan pendapatan warga desa,” jelas Kusnadi saat ditemui di ruang kerjanya.

Kusnadi juga mengatakan, pihaknya saat ini tidak menentukan tarif yang mahal untuk sekali berkunjung. Tarif yang dikenakan pada pengunjung hanya sekedar untuk pemeliharaan di kawasan wisata alam Curug Tujuh dan sekitarnya. Artinya, tarif tersebut tidak memberatkan para wisatawan yang berkunjung. Karena pihak pengelola berprinsip ingin memberikan kepuasan kepada para wisatawan. Terbukti mereka yang sudah berkunjung banyak yang datang lagi.

“  Hal tersebut membuktikan pelayanan kami untuk menyuguhkan feanomena wisata alam curug tujuh tersebut terpelihara, demikian juga dengan kebersihannya sangat kami perhatikan,”  pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here