Pesawat Cassa A-2111 dengan Rute Abd-Smo-Abd. Untuk melaksanakan misi khusus mengambil cartridge/Gas Api Obor, yang take off tepat pukul 10.00 Wib. yang diterbangkan menuju Lanud Adisoemarmo Solo.

Liputan : Djaka Kumara

Malang, metropuncaknews.com – Lanud Abd Saleh kembali berperan besar dalam mensukseskan Tourch Relay Asian Games 2018. Selain menyambut dengan berbagai acara seremonial, juga dengan pengawalan ketat 4 Pesawat Super Tucana milik Skadron Udara 21 sebelum pesawat TNI AU Boing A 7307  pembawa api obor asian games tersebut mendarat,

Kini giliranya Pesawat Cassa milik Skadron Udara 4 Lanud Abd Saleh dengan Crew Letkol Pnb Wisnu Aji Prabowo dan Co pilot Lettu Pnb Candra, membawa misi khusus dengan mengambil Cartridge Torch Relay Obor Asian Games serta perlengkapan pendukung lainnya, Jumat (20/7).

Komandan Skadron udara 4 Letkol Pnb Wisnu Aji Prabowo kepada metropuncaknews.com mengatakan, Skadron Udara 21 Lanud Abd Saleh menyiapkan pesawat Cassa A-2111 dengan Rute Abd-Smo-Abd. Untuk melaksanakan misi khusus mengambil cartridge/Gas Api Obor, yang take off  tepat pukul 10.00 Wib. yang diterbangkan menuju Lanud Adisoemarmo Solo.

” Pengambilan yang diberangkatkan dari Malang menuju Solo dan kembali ke Malang dilaksanakan dalam waktu yang relatif singkat, yaitu hanya sekitar 3 jam, ini mengingat gas tersebut sangat segera dibutuhkan untuk pelaksanaan torch relay Obor Asian games 2018,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wisnu Aji Prabowo mengatakan, mengingat Cartridge/Gas Api Obor tersebut tidak bisa dibawa menggunakan pesawat Boeing A 7307 milik Skadron Udara 17 Halim Perdana Kusuma. Karena terkait dengan pressurize system yang dapat membahayakan pesawat tersebut.

” Sedangkan pemilihan menggunakan pesawat C-212 Aviocar milik Skadron Udara 4 karena pesawat C-212 didesain unpressurize, apabila terjadi kebocoran gas, maka gas akan keluar dari lubang-lubang kecil, maka akan bisa meminimalisir bahaya akan gas liquid tersebut,” papar Danskadron Uara 4.

Lebih Lanjut Danskadron Udara 4 mengatakan, untuk prosedur pembawaan gas harus melalui pemeriksaan Pomau dan Intel Lanud Adi Soemarmo. Setelah proses pemeriksaan dilaksanakan proses loading barang oleh personel Dinas angkutan Lanud Smo. Kemudian gas tersebut ditempatkan dalam wadah khusus, dibagian belakang pesawat didekat ramp door agar supaya apabila terjadi kebocoran, gas akan keluar dari pesawat melalui celah-celah kecil pintu pesawat relatif aman.

” Selain itu untuk penerbangan harus dibawah 10.000 feet,” jelas  Komandan yang gemilang dalam meniti karier di TNIAU ini.

Letkol Pnb Wisnu Aji Prabowo, Komandan Skadron Udara 4 menyampaikan, selain ucapan syukur dan bangga dengan misinya yang berhasil, juga karena Skadron udara 4 terlibat langsung dalam berpartisipasi menyukseskan giat Asian Games 2018.

“ Kami berharap, kedepan Skadron Udara 4 makin eksis dalam mendukung event nasional, disamping tetap melaksanakan tugas pokok secara profesional,” imbuh Letkol Pnb Wisnu Aji Prabowo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here