Warga Cibiuk yang melakukan Unjuk Rasa ke PT. THREE SIX mendapat pengawalan dari petugas setempat

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Ormas Cianjur Aktivis Idependen (CAI) beserta ratusan warga Desa Cibiuk, Kecamatan Cianjur, Kamis (12/07) menggelar aksi unjuk rasa (Unras) ke PT. Tree Six World  yang beralamat di Kampung Andir, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Cianjur Jawa Barat.

Diduga aksi tersebut dilakukan karena pihak perusahaan melanggar aturan dan undang-undang. Seperti pembuangan limbah industri hingga merugikan masyarakat. Tidak pernah mengeluarkan CSR pada masyarakat dan tidak mempekerjakan warga kampung setempat.

Setelah koordinator Unras melaksankan orasi kurang lebih satu jam, pihak PT Tree Six World mempersilahkan para pengunjuk rasa masuk untuk melakukan audensi di kantor HDR.

Dari hasil audensi tersebut, diperoleh keterangan, pihak PT. Three Six World siap untuk ditutup total. Karena keberadaannya dianggap tidak membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Malah dengan adanya perusahaan tersebut terkesan tidak  kondusif.

Koordimator Unras yang juga Ketua Ormas  CAI Farid Sandi (40) mengatakan, unjuk rasa digelar tiada lain ingin menuntuk pihak pemilik PT. Three Sik World Ciranjang, karena kuat diguaan banyak pelanggarannya.

Selain itu juga diduga ada main mata dengan pihak perizinan Cianjur, melanggar aturan dan undang-undang yang berlaku. Juga menuntut perjanjian beberapa waktu lalu yang menyatakan akan memperjakan warga setempat. Namun nyatanya tidak.

Menurut para pendemo, ada pembuangan limbah yang merugikan masyarakat setempat. Karena itu, para pendemo menuntut supaya pihak TP. Tree Six World mampu memenuhi seluruh permintaan warga Kampung Andir. Terutama yang ingin bekerja di PT. Three Six.

Namun setelah dilakukan audensi ternyata pihak pemilik PT. Three Six World yang warga Korea Mr. Sanjamin, tidak bersedia merealisasikan permintaan para pengunjuk rasa. Pihak PT. Three Six World malah milih dalam waktu dekat akan ditutup total.

Maka dengan adanya pernyataan dari pemilik PT. Three Six World tersebut, para pendemo berucap terimakasih. Hingga terdengar sorak sorai para pendemo sebagai luapan kegembiraanya.

“ Terkait dengan hal tersebut, maka masyarakt setempat tiap hari akan terus memonitor keadan PT. Three Six World dan bila besok hari ternyata masih beroperasi maka masyarakat akan datang lagi dengan membawa masa lebih bayak,” kata Farid Sandi pada wartawan.

Sementara itu, Kepala Desa Cibiuk Yandhi Ruhyandi. Z mengatakan, dirinya mengikuti audensi antara masyarakat dengan pemilik PT. Three Six World. Saat koordinator Unras membacakan tuntutan  masyarakat, belum juga selesai dibaca, pemilik PT. Three Six World, Mr. Sanjanim,  langsung angkat bicara dan menyatakan,  pihaknya  akan menutup total PT. Three Six . Karena dianggap kondisi lingkungan PT. Three Six World berada sudah tidak aman.

Menurut Yandhi, malam sebelum dilaksanakan Unras, ia dengan pihak PT. THREE SIX, sempat bertemu. Bila Unras besok hari jadi maka pemilik PT. Three Six  akan langsung menutup dan pindah ke Kabupaten lain di luar Kabupaten Cainjur.

” Pak Kadea mohon maaf bila besok Unras jadi, maka pihaknya akan menutup PT. Three Six World dan pindah ke kabupaten lain,” ucap Yandi Ruhyadi menirukan ucapan Hoerudin HRD PT. THREE SIX.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here