Warga negara Nigeria lakukan study banding ke Cianjur

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Sedikitnya 33 orang dari 20 wilayah di Negeria,  yang bertugas dibagian pemerintahan peningkatan kapasitas di negaranya, melakukan study banding ke Kecamatan Ciranjang, Mande, Sukaresmi dan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Selasa (18/09).

Para tamu dari Negara Negeria  yang berkunjung ke Kantor UPK dan Kantor Kecamatan Ciranjang, disambut antusias warga serempat. Nampak hadir pula beberapa orang perwakilan dari Dinas Pemberdagaaan Masyarakat, Provinsi Jawa Barat, DPMD Kabupaten Cianjur,  Camat Ciranjang, Kepala Puskesmas Ciranjang, Koordinator Pendidikan, Ketua UPK dan seluruh BKAD Kecamatan Ciranjang.

Direktorat Pelayanan Desa  Kementrian Desa Pusat Jakarta, Eti Diana saat ditanya awak media menjelaskan, kunjungan tersebut, guna mempelajari Community Driver Development (CDD) dari pemerintah daerah selaku pengelola program  CDD. Dalam hal generasi sehat, cerdas dan praktek pilot pembangunan manusia  (RPM) atau Humen Develooment Worker (HDW) serta belajar dari pelaku program dan melihat secara langsung keterlibatan masyarakat dalam kegiatan program CDD.

Karena desa di indonesia mempunyai kewenangan desa, hak asal usul desa, lokal desa, mempunyai musyawarah desa, monitoring sendiri dan pemberdayaan masyarakat.

Hingga para tamu yang berkunjung kooperatif dan dapat melihat langsung praktek melaksanakan berbagai kegiatan dengan yang dilaksanakan pihak pribumi. Seperti praktek musyawarah desa, menyampaikan materi terhadap anak didik PAUD/Tk dan SD serta melihat praktek kemasyarakatan lainnya. “ Menurut informasi, hasil studi banding tersebut,  nantinya akan diterapkan langsung di negaranya,” ucap Eti Diana.

Sementara itu, salah seorang petugas DPMD bagian  tata pemerintahan juga sebagai fasilitator GSC Kabupaten Cianjur, Dewi Sulamdari menambahkan, kunjungan tamu dari 20 negara bagian Negeria itu, dalam kunjungan iti bukan ke Ciranjang saja, melainkan ke desa yang ada di Kecamatan Mande, Sukaresmi dan Cikalongkulon.

“ Tujuannya sama, hanya prakteknya yang berbeda. Menurut rencana, di Sukaresmi akan ada praktek cara bermusyawarah desa dan turun langsung ke permukiman warga,” jelas Dewi.

Dilain pihak, Ketua UPK Kecamatan Ciranjang,Yudha Arfachsyadze menjelaskan, dengan kedatangan tamu dari 20 negara bagian Negeria, pihaknya merasa bangga dan bersyukur. Karena secara tidak langsung, UPK Ciranjang telah diperhitungkan pihak pemerintah pusat, provinsi maupun Pemkab Cianjur.

Maka dengan adanya kunjungan tamu untuk studi banding itu, semoga saja menjadi motivasi untuk seluruh pengurus UPK, GSC Ciranjang. Supaya mampu melaksanakan kinerja dengan baik.

“ Mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas kerja. Semoga UPK Ciranjang bisa sejajar dengan UPK yang telah maju di Kabupaten Cianjur,” harap Yudha.

Disela kesibukan kunjungannya, salah seorang warga Negeria Negeria,  Abubakar Sadiq (42) mengatakan, ia bersama rombongan berkunjung ke Indonesia khususnya ke Ciranjang, Cianjur, merasa besyukur, bangga dan bahagia. Hingga sulit untuk diucapkan dengan kata-kata. Karena begitu datang sudah disambuat dengan meriah dan diterima dengan prilaku yang santun.

Selain itu, seluruh hasil kunjungan kemasyarakat tersebut, nantinya akan diterapkan langsung di Negara Bagian Negeria. Karena hal itu benar bagus dan akan cocok bila diterapakan nanti. “ Selain itu juda diyakini akan mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Negara bagian Negeria,” kata Abubakar Sidiq pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here