Diduga dari gesekan pohon bambu, keluar percikan api hingga melumat 3 Ha hutan milik warga

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Sedikitnya 3 Ha hutan milik warga di Kampung Citalahab, Desa Cokondang, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Kamis, (11/10(, sekira pukul 12,00 WIB hangus terbakar.

Kebakaran hutan tersebut  diduga terjadi dari gesekan pohon bambu yang sudah tua dan mengeluarkan api. Kemudian api menjalar pada bambu lainnya yang sudah mengering akibat kemarau panjang.

Upaya memadamkan kebakaran hutan, dilakukan warga setempat, kepala desa, binmas binsa, jajaran BPD, LPM, Karang Taruna Desa Cikondang, dengan alat seadanya. Baru sekira pukul 19,00 WIB  tim  Damkar dari Kecamatan Sukaluyu datang membantu memadamkan kobaran api.

Kepala Desa Cikondang, Amud Saripudin menjelaskan, pihaknya mengetahui adanya kebakar hutan bambu, kayu dan palawija milik warga yang berlokasi di Kampung Citalahab itu, atas adanya laporan dari Ketua RT/RW setempat. Saat itu pula langsung berangkat bersama Binmas, Binsa, BPD, LPM dan Karang Taruna desa, guna membantu memadamkan kobaran api yang terus menjalar ke kebun milik warga lainnya.

Upaya memadamkan api terus dilakukan warga dengan alat seadanya. Namun kobaran api terus membesar. Khawatir api lebih membesar kemudin minta bantuan pada Damkar Sukaluyu. Setelah beberapa jam kemudian, sekitar pukul 19,00 Wib Damkar datang membantu memadamkan kobaran api dan sekitar pukul 22,00 Wib api bisa dijinakan.

Dengan adanya upaya pemadaman kebakaran hutan, baik oleh masyarakat, BPD, LPM, Karangtaruna dan Tim Dmkar Kades Cikondang mengucapkan terima kasih. Karena kalau tidak diantisipasi secepatnya, kemungkan besar akan merembet ke pemukiman warga yang padat dengan rumah penduduk.

” Kalau tidak segera dipadamkan maka kobaran api akan merembet ke rumah penduduk yang dekat dengan hutan bambu, kayu dan palawija,”  ucap Amud Saripudin.

Sementara itu, Babinsa Desa Cikondang Sertu Adhi Wibowo, menambahkan, terjadinya kebakaran hutan bambu tersebut, diduga akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Hingga bambu kering bergesekan akan mengakibatkan percikan api dan terjadi kebakaran.

Karena itu, diharapkan pada seluruh warga Desa Cikondang, mohon waspada dan siaga. tamanya saat menggunakan kompor tungku, kompor gas, obat nyamuk bakar, buang puntung rokok dan kabel jaringan strum mohon dikontrol dan diwaspadai. “ Karena sekarang musimn kemarau, takut terjadi hal yang tak diinginkan semua pihak,” kata Adhi Wibowo.

Dilain pihak, anggota BPD Cikondang H Supyan menjelaskan, hutan milik warga Desa Cikondang itu, bukan hanya kebun bambu saja. Tapi kebun kayu kelas 2 juga terbakar. Seperti kebun kayu albasiah, mahoni, johar dan jenis kayu kelas 2 lainnya.

Beruntung terjadinya kebakaran hutan tersebut, tidak menimbukan kornan jiwa dan tidak merembet ke rumah milik warga Kampung Cigalahab. “ Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah saja,” kata H Supyan kemarin malam,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here