Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebanyak 14 kandidat Calon Kepala Desa di Kecamatan Naringgul Cianjur Jawa Barat, mengikuti pengundian nomor urut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kantor Kecamatam Naringgul, Selasa (21/01) kemarin.

Kandidat calon Kepala Desa tersebut berasal dari Desa Naringgul dua calon, Wangunsari dua calon, Mekarsari lima calon, dan Cinerang lima calon.

Hadir pada kegiatan tersebut, Camat Naringgul, Kapolsek, Danposmil, para OPD, Panitia Pilkades dan para calon kades.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Setiap calon nampak rileks mengikutinya. Nampak, para Calon Kades siap bertanding dengan sportif. Hal itu dibuktikan pada saat selesai penomoran, mereka terlihat saling berjabat tangan dan memberikan ucapan selamat.

Plt Camat Naringgul Ijuh Sugandi saat dihubungi awak media, Rabu (22/01) mengatakan, terdapat 14 calon kepala desa dari empat desa, sudah mengikuti pelaksanan pengundian dan penetapan nomor urut yang dilakukan oleh masing-masing Panitia Pilkades.

Ijuh menegaskan, semua berjalan sesuai dengan tahapan demi tahapan. Dari jumlah empat desa yang mengikuti Pilakdes Serentak, para calon Kepala Desa, sudah mengikuti penetapan nomor urut dengan cara diundi oleh masing masing panitia pelaksana dan disaksikan bersama-sama.

“ Insyallah, untuk di Kecamatan Naringgul ini, kondusif dan aman, mudah-mudahan hal itu terjadi sampai pada akhir pelaksanaan Pilkades Serentak 23 Febuari 2020 nanti,” ujarnya.

Sebagai pihak pengamanan Kapolsek NaringguI Iptu Sumardi, SH mengatakan, untuk pelaksanaan Pilkades Serentak di wilayah hukum Polsek Naringgul, Insya Alloh akan berjalan kondusif dan aman. Tentunya dari TNI-POLRI, siap menjaga  pengamanannya.

” Bersama-sama telah kita saksikan, sebanyak 14 kandidat calon Kepala Desa, begitu bersahabat saat mengikuti penetapan undian nomor urut dengan calon lainya. Untuk wilayah Hukum Polsek Naringgul, pada pelaksanaannya akan kondusif dan aman. Selain itu, kami juga sudah memberikan imbauan pada masing-masing kandidat calon Kepala Desa dan para pendukungnya untuk tidak berlebihan dalam nanti melaksanakan kampanye,” ujarnya menegaskan.

Lanjutnya, pihaknya dari i TNI-POLRI, tidak akan mentorelir, apabila ada orang atau kelompok yang mencoba coba membuat gaduh atau rusuh.Apalgi ada upaya yang mengarah untuk menggagalkan pelaksanaan Pilkades Serentak ini.

” Siapapun orangnya, baik dari pihak calon atau pendukungnya, apabila terjadi pelanggaran atau bentuk laiinnya  kami akan berkordinasi dengan panitia pengawas yang dibentuk oleh kecamatan, dan nantinya akan ditindak/proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here