Laporan : Aep/Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Padi seberat 10 Ton hangus dilalap Si Jago Merah. Peristiwa tersebut terjadi saat bangunan Penggilingan Beras (PB) milik Asep Wawan, warga Kp. Tonjongkidul RT 05/06 Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, diamuk api, Sabtu (1/8) dini hari sekira pukul 01.15 WIB.  

Titik api diduga berasal dari korsleting listrik. Api muncul dari tengah bangunan terus merembet ke seluruh bangunan PB. Hanya dalam waktu lebih dari 1 jam, kobaran api mengahanguskan seluruh bangunan beserta  perangkat mesin diesel dan padi seberat kurang lebih 10 ton.

Pemilik PB Asep Wawan (36), mengetahui bangunan PB terbakar, berasal dari teriakan beberapa orang ronda malam yang minta tolong untuk memadamkan kobaran api. Setelah diketahuinya maka Asep Wawan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran Kecamatan Sukaluyu.

Namun sayang, kobaran api begitu cepat membesar dan merembet keseluruh bangunan. Hingga ketika mobil Damkar tiba di lokasi seluruh bangunan sudah terbakar  termasuk padi gabah yang siap giling sebanyak 10 ton beserta mesin desel ikut terbakar. Biarpun seperti itu, Petugas Damkar, terus berupaya pemadaman sisa kobaran api selama kurang lebih 1,5 jam.

“ Akibat peristiwa tersebut, bangunan PB ludes terbakar, kami hanya bisa pasrah saja, karena semua itu merupakan takdir dari Illahi dan kejadian itu telah didata pihak Desa Tanjungsar serta pihak Polsek Sukaluyu,” kata Asep Wawan.

Sementara itu,  salah seorang perangkat Desa Tanjungsari Rodiana mengatakan, kejadian kebakaran bangunan PB, itu terjadi pada sabtu dini hari. Karena itu sulit untuk ditolong masyarakat. Karena mayoritas masyarakat saat itu sedang tidur lelap. Selain itu juga sulitnya sumber air.

“ Berdasarkan keterangan dan hasil pendataan sementara titik api berasal dari arus pendek, korsleting listrik, tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebaran tersebut diperkirakan mencapai Rp.75 juta,” tambahnya..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here